Yearly Archives:2023

BRAND POSITIONING: DEFINISI, CARA MENCIPTAKAN, DAN CONTOHNYA

BRAND POSITIONING: DEFINISI, CARA MENCIPTAKAN, DAN CONTOHNYA

Dalam dunia pemasaran, menciptakan strategi yang membuat produk Anda diingat oleh pelanggan adalah suatu keharusan. Salah satu strategi yang digunakan dalam hal ini adalah brand positioning, yaitu posisi brand Anda di mata pelanggan. Apa arti brand positioning dan bagaimana cara menciptakan strategi yang efektif untuk produk Anda? Berikut ini penjelasan, contoh, dan strategi untuk menciptakan brand positioning yang sukses.

Apa Itu Brand Positioning?

Brand positioning merupakan langkah yang diambil oleh perusahaan atau pemilik bisnis untuk merancang produk dan strategi pemasaran yang menciptakan kesan tertentu yang diingat oleh konsumen. Memiliki produk dengan tagline dan logo saja tidak cukup untuk membuat pelanggan memahami apa yang produk Anda tawarkan. Oleh karena itu, Anda perlu memikirkan bagaimana Anda ingin produk Anda dikenal oleh masyarakat dan bagaimana produk Anda bisa lebih menonjol dibandingkan dengan pesaing sejenis.

Untuk mencapai hal ini, brand positioning yang kuat diperlukan agar produk Anda dapat melekat dalam benak dan persepsi konsumen. Langkah awal yang dapat Anda lakukan adalah mengetahui keunikan produk Anda yang tidak dimiliki oleh pesaing atau menciptakan nilai yang sejalan dengan bisnis Anda. Selanjutnya, Anda dapat memasarkan keunikan dan nilai produk yang Anda jual kepada pelanggan.

Baca juga artikel MENINGKATKAN EFEKTIVITAS PEMASARAN ANDA DENGAN KECERDASAN BUATAN (AI)

Cara Menciptakan Brand Positioning

Setelah memahami bahwa brand positioning berkaitan dengan citra produk di mata masyarakat atau pelanggan, Anda dapat menentukan brand positioning yang cocok untuk produk Anda. Berikut adalah langkah-langkah sederhana untuk menciptakan brand positioning produk:

  1. Pahami produk Anda: Mulailah dengan mempelajari dengan baik tentang jenis produk yang Anda jual, proses produksi, rencana distribusi, dan faktor-faktor lain yang terkait.
  2. Tentukan Unique Selling Proposition (USP): Temukan keunikan produk Anda, yang bisa Anda peroleh dari spesifikasi produk tersebut. USP merupakan nilai jual unik yang membedakan produk Anda dari pesaing.
  3. Riset kompetitor: Kenali pesaing Anda dan lakukan riset tentang produk yang mereka miliki. Analisis kelebihan, kekurangan, strategi pemasaran, dan brand positioning pesaing akan membantu Anda menentukan perbedaan dan keunggulan yang dimiliki oleh produk Anda.
  4. Buat kerangka brand positioning: Dalam kerangka ini, Anda dapat membangun elemen-elemen seperti misi perusahaan, tone of voice, elevator pitch, message pillars, dan touchpoints yang didasarkan pada USP dan target audiens Anda.
  5. Bangun kedekatan dengan calon pelanggan: Terhubunglah dengan calon pelanggan sebelum melakukan penjualan untuk membangun kepercayaan dan pengalaman melalui brand perusahaan. Dengan cara ini, produk Anda dapat memenuhi kebutuhan calon pelanggan tersebut.

Baca juga artikel BRANDING: PENGERTIAN DAN CARA MENGHITUNG ANGGARANNYA

Contoh Brand Positioning

Berikut adalah contoh-contoh brand positioning dari beberapa perusahaan yang berhasil menerapkannya:

1. Indomaret dan Alfamart:

  • Indomaret: “Belanja tidak usah jauh-jauh.” Menekankan kemudahan dan keberadaan gerai yang dekat dengan konsumen.
  • Alfamart: “Belanja puas harga pas.” Menawarkan kebutuhan pokok sehari-hari dengan harga terjangkau, kemudahan lokasi, dan pelayanan yang ramah.

2. Kopi Kenangan dan Janji Jiwa:

  • Kopi Kenangan: “Kopi rakyat dengan harga terjangkau, kualitas tinggi.” Menawarkan kopi dengan harga yang terjangkau namun tetap menjaga kualitas.
  • Janji Jiwa: “Kopi dari hati.” Menjanjikan cita rasa dan pengalaman minum kopi yang menyenangkan di berbagai cabang di seluruh Indonesia.

3. Google Meet dan Zoom:

  • Google Meet: Fokus pada sarana interaktif untuk bersosialisasi dengan keluarga dan teman saat tidak bisa bertemu tatap muka.
  • Zoom: Solusi pertemuan daring yang membantu para profesional bekerja dari rumah.

Melalui contoh-contoh di atas, dapat terlihat bahwa setiap brand memiliki positioning yang berbeda. Walaupun memiliki fungsi yang sama, mereka menekankan aspek yang berbeda dalam menarik segmentasi pasar yang berbeda pula.

Dalam menciptakan brand positioning, penting untuk memahami nilai unik produk Anda, mempelajari pesaing, dan membangun hubungan dengan calon pelanggan. Dengan strategi yang efektif, Anda dapat mencapai posisi yang kuat di benak konsumen dan membedakan produk Anda dari pesaing.

Semoga artikel ini bermanfaat. Dan jika Anda membutuhkan informasi lebih banyak perihal strategi pemasaran, atau Anda membutuhkan jasa profesional untuk membantu Anda membuat konten web dan social media, kami siap membantu. Silahkann hubungi kami melalui email groedu@gmail.com, atau bisa langsung menghubungi kami melalui WhatsApp 085777743201.

BRANDING: PENGERTIAN DAN CARA MENGHITUNG ANGGARANNYA

BRANDING: PENGERTIAN DAN CARA MENGHITUNG ANGGARANNYA

Branding, yang berasal dari kata “merek,” merujuk pada berbagai kegiatan komunikasi yang dilakukan oleh perusahaan untuk membangun dan memperluas kesadaran masyarakat terhadap merek mereka.

Pengertian Branding

Branding adalah proses menciptakan persepsi positif yang kuat tentang perusahaan, produk, atau layanan di benak pelanggan. Untuk mencapai branding yang efektif, perusahaan harus mengintegrasikan elemen-elemen seperti logo, desain, pernyataan misi, dan tema yang konsisten dalam semua komunikasi pemasaran mereka. Dengan konsistensi merek, perusahaan dapat membedakan diri dari pesaing dan membangun pangkalan pelanggan yang setia. Konsistensi ini harus dipertahankan di semua saluran komunikasi, termasuk email, situs web, layanan pelanggan, dan titik kontak bisnis lainnya. Jika perlu mengubah citra merek, logo dan gaya harus disesuaikan baik secara online maupun offline. Pastikan agar merek Anda tetap konsisten sehingga pelanggan merasa senang dan terhubung dengan kehadiran Anda di berbagai saluran.

Pentingnya Branding untuk Bisnis Anda

Strategi branding yang unik dapat memberikan dampak besar pada keuntungan bisnis Anda dengan memberikan keunggulan kompetitif atas pesaing dan membantu Anda mendapatkan serta mempertahankan pelanggan dengan biaya yang lebih rendah. Di era e-commerce, di mana pesaing baru muncul setiap hari, branding yang tepat dapat menjadi aset yang tak ternilai dalam menarik pelanggan dan menghasilkan keuntungan. Fokuslah pada membangun merek melalui cerita, hubungan, strategi pemasaran, dan aset visual. Branding yang efektif memang bersifat strategis, sementara pemasaran cenderung bersifat taktis. Ketika Anda memiliki tujuan branding yang jelas, Anda dapat merancang strategi pemasaran yang mengarah pada pencapaian tujuan tersebut.

Unsur-Unsur Branding

Beberapa unsur branding antara lain:

  • Nama merek atau brand.
  • Logo (logotype, monogram, bendera).
  • Tampilan visual (desain produk, desain kemasan, desain seragam, dll.).
  • Juru bicara (co-founder, maskot, tokoh perusahaan, orang terkenal).
  • Suara (lagu tematik, icon bunyi/nada).
  • Kata-kata (slogan, tagline, jingle, akronim).

Jenis-Jenis Branding

Terdapat beberapa jenis branding berdasarkan fungsi atau tujuannya:

  1. Product Branding: Mendorong konsumen untuk memilih produk yang di-branding dengan baik daripada produk lainnya.
  2. Personal Branding: Mengangkat nama seorang publik figur, seperti politisi, musisi, selebriti, untuk menciptakan citra yang diinginkan di mata masyarakat.
  3. Corporate Branding: Meningkatkan reputasi perusahaan di pasar tertentu melalui semua aspek perusahaan, mulai dari produk/jasa hingga kontribusi karyawan terhadap masyarakat.
  4. Geographic Branding: Memunculkan gambaran produk atau jasa ketika menyebutkan nama lokasi.
  5. Cultural Branding: Mengembangkan reputasi terkait lingkungan dan orang-orang dari lokasi atau kebangsaan tertentu.

Fungsi dan Tujuan Branding dalam Pengembangan Bisnis

Branding memiliki empat fungsi utama:

  1. Pembeda: Merek yang kuat memudahkan pengenalannya dibanding merek lain.
  2. Promosi dan Daya Tarik: Merek yang kuat menarik konsumen dan lebih mudah dipromosikan kepada masyarakat luas.
  3. Membangun Citra, Keyakinan, Jaminan Kualitas, dan Prestise: Branding membentuk citra merek sehingga produk mudah diingat orang lain.
  4. Pengendali Pasar: Merek yang kuat dapat lebih mudah mengendalikan pasar karena sudah dikenal, dipercaya, dan diingat oleh masyarakat.

Landasan Utama dalam Menentukan Branding

Ada beberapa aspek utama yang harus dipertimbangkan ketika Anda berpikir untuk mengubah citra bisnis, produk, atau layanan Anda, atau menilai posisi merek saat ini:

  1. Ide Besar: Identifikasi apa yang membuat Anda berbeda, tawarkan solusi, dan jelaskan kepribadian merek Anda. Pertimbangkan perspektif luar untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik.
  2. Visi: Miliki visi yang jelas tentang posisi yang ingin dicapai di masa depan.
  3. Nilai: Gambarkan nilai-nilai perusahaan yang dapat dikomunikasikan secara eksplisit maupun implisit dalam semua aktivitas.
  4. Kepribadian: Komunikasikan ide besar, visi, dan nilai melalui berbagai saluran dengan kepribadian perusahaan yang sesuai dengan jenis produk atau layanan yang ditawarkan.

Tips Menghitung Anggaran Branding

Cara umum untuk menghitung anggaran branding adalah dengan menetapkan persentase tertentu dari nilai penjualan. Nilai persentase ini dapat bervariasi tergantung pada faktor-faktor spesifik seperti lamanya bisnis berjalan, jenis produk atau layanan, lokasi usaha, dan target konsumen. Anggaran branding untuk bisnis baru yang menjual produk inovatif mungkin membutuhkan alokasi dana yang lebih besar. Sementara itu, bisnis yang sudah mapan dengan jaringan distribusi yang kuat dan tingkat persaingan yang rendah dapat mengalokasikan anggaran branding yang lebih kecil. Penting untuk menganggap semua kegiatan branding sebagai investasi bisnis yang harus memberikan pengembalian nilai penjualan yang menguntungkan. Ingatlah bahwa promosi tidak hanya dapat dilakukan ketika Anda memiliki dana lebih, dan investasi ini haruslah menghasilkan keuntungan yang berlipat ganda.

Penting untuk diingat bahwa branding merupakan elemen kunci dalam membangun dan memperkuat identitas perusahaan, produk, atau layanan Anda di mata pelanggan. Dengan memahami pengertian dan pentingnya branding, serta unsur-unsur dan jenis-jenisnya, Anda dapat merancang strategi branding yang efektif untuk mengkomunikasikan nilai-nilai, kepribadian, dan keunggulan bisnis Anda.

LEBIH ENAK JUALAN PAKAI LIVE ONLINE?

LEBIH ENAK JUALAN PAKAI LIVE ONLINE?

Online live selling telah menjadi strategi penjualan yang semakin populer dalam beberapa waktu terakhir. Para penjual mempromosikan produk mereka melalui media sosial atau platform marketplace, yang kemudian ditonton oleh audiens, bahkan ribuan penonton sekaligus.

Para penjual mengklaim bahwa mereka mendapatkan omzet yang besar dan menguntungkan. Ignatius Untung, seorang Praktisi Marketing dan Behavioral Science, menjelaskan mengapa online live selling memiliki potensi besar dan semakin banyak digunakan sebagai platform penjualan online.

“Otak kita selalu mencari alasan untuk memperoleh apa pun yang kita inginkan. Online live selling mendorong kita untuk membayangkan mengapa kita harus membeli,” ujar Untung dalam program Market Think di saluran YouTube Marketeers TV.

Online live selling mendorong penontonnya untuk membayangkan manfaat yang akan mereka dapatkan jika membeli produk tersebut. Namun, perasaan ini sebenarnya hanya bersifat sementara.

Baca juga artikel LANGKAH MUDAH MEMBUAT KALENDER KONTEN BAGI DIGITAL MARKETER

Perasaan antusias yang sementara dapat diatasi dengan strategi yang efektif yang sering digunakan oleh para penjual, yaitu menawarkan penawaran khusus dengan batasan waktu tertentu. Hal ini membuat penonton tidak memiliki banyak waktu untuk berpikir lebih jauh, karena waktu terbatas. Jika penonton sudah memasuki tahap berpikir apakah harus membeli atau tidak, mereka mungkin tidak akan membelinya.

“Penawaran ini memicu emosi, menciptakan harapan, dan melepaskan dopamin, sehingga membuat orang sulit menolak. Pada saat yang sama, otak eksekutif kita, yang bertugas mengendalikan, juga ikut berperan. Jika emosi terlibat, maka orang akan membeli. Secara psikologis, demikianlah,” jelas Untung.

Baca juga artikel INTERACTIVE MARKETING: PENGERTIAN, JENIS, DAN MANFAATNYA

Sentuhan emosional ini dapat mendorong orang untuk melakukan impulse buying. Emosi yang muncul terkait dengan pengalaman yang dirasakan saat hendak melakukan pembelian. Pengalaman online live selling menciptakan pengalaman yang serupa dengan berbelanja secara langsung di toko fisik. Online live selling memungkinkan penjual dan pembeli berinteraksi secara langsung, real-time, dan personal.

Selain itu, penjual juga sering menerapkan strategi pemasaran dengan membatasi penawaran, jumlah produk, dan memberikan diskon hanya selama acara live berlangsung. Online live selling juga dapat mendorong terjadinya social proof di kalangan pembeli.

“Lingkungan sosial kita membimbing kita dalam keputusan membeli atau tidak. Rasa FOMO (fear of missing out) hadir, sehingga kita didorong untuk membeli agar tidak ketinggalan dan mengurangi risiko yang dirasakan, karena jika banyak orang membeli berarti produk tersebut bagus,” tambah Untung.

Baca juga artikel TIPS UNTUK MEMPERBAIKI PELUANG VIDEO TIKTOK ANDA UNTUK MASUK KE FYP

Strategi lain yang digunakan adalah strategi utang budi yang terkait dengan budaya masyarakat Indonesia. Calon pembeli seringkali akan banyak bertanya tentang produk kepada penjual, sehingga penjual harus bersusah payah menjelaskan secara rinci. Ketika pembeli sudah banyak bertanya dan merepotkan penjual, muncul pertanyaan “Apakah mereka akan benar-benar membeli setelah bertanya banyak hal?”. Inilah yang disebut sebagai strategi utang budi.

“Oleh karena itu, pedagang atau pemasar yang cerdas selalu berusaha membantu meskipun ada kerumitan dari pelanggan. Dengan melayani pelanggan yang merepotkan, penjual sedang membangun utang budi dengan pembeli,” jelas Untung.

Inilah yang membuat pembeli terjebak dalam impulse buying dan jebakan dopamin sebagai harapan yang diciptakan. Dengan demikian, online live selling memiliki potensi besar karena mampu membangun euforia dan tekanan sosial, mendorong orang untuk membeli.

Namun, perlu diingat oleh penjual atau pemasar, bahwa Anda harus menjaga kualitas produk yang dijual agar pembeli yang melakukan impulse buying tidak merasa menyesal dengan pembelian mereka. Jika mereka merasa menyesal, hal tersebut dapat merusak reputasi produk Anda.

Semoga artikel ini bermanfaat. Dan jika Anda membutuhkan informasi lebih banyak perihal strategi pemasaran, atau Anda membutuhkan jasa profesional untuk membantu Anda membuat konten web dan social media, kami siap membantu. Silahkann hubungi kami melalui email groedu@gmail.com, atau bisa langsung menghubungi kami melalui WhatsApp 085777743201.

MENINGKATKAN EFEKTIVITAS PEMASARAN ANDA DENGAN KECERDASAN BUATAN (AI)

Kecerdasan Buatan (AI) telah membantu meningkatkan pengalaman pelanggan dan memungkinkan pemasar untuk memprediksi kebutuhan mereka. Dalam era pemasaran digital, AI telah terbukti menjadi salah satu cara paling efektif untuk mencapai audiens target.

Beberapa Fakta Mengenai AI

Kecerdasan Buatan adalah teknologi yang memungkinkan mesin untuk memecahkan masalah seperti yang dilakukan oleh manusia. Sebelumnya, program komputer harus dikodekan secara manual untuk menghasilkan output tertentu berdasarkan input yang diberikan. Namun, dengan AI, komputer dapat menganalisis data, mengenali pola, dan membuat prediksi tanpa perlu diprogram secara eksplisit.

1. Optimalisasi One to One dengan AI

Dalam pemasaran saat ini, pesan yang dipersonalisasi menjadi fokus utama. Menggunakan analitik yang kuat, CRM, dan data sosial dapat secara signifikan meningkatkan ROI kampanye pemasaran. Pendekatan strategis yang melibatkan pengoptimalan satu-ke-satu memungkinkan kita untuk memahami kebutuhan, keinginan, dan impian setiap pelanggan secara individu. Dengan menggunakan strategi perpesanan one to one, AI dapat membantu membatasi interaksi pelanggan hanya pada hal-hal yang bernilai, memastikan bahwa setiap interaksi memiliki dampak yang signifikan.

2. AI Mempercepat Inovasi Pemasaran

Dengan kemajuan dalam pembelajaran mesin, AI memungkinkan kita untuk secara cepat menguji ide-ide baru. Agensi pemasaran seperti Nordic Morning menggunakan pembelajaran mesin untuk pengujian dan membantu klien mereka berinovasi melampaui pesaing mereka.

Baca juga artikel LANGKAH MUDAH MEMBUAT KALENDER KONTEN BAGI DIGITAL MARKETER

3. Kolaborasi Manusia dan Mesin untuk Hasil Terbaik

Kemajuan teknologi seperti AI telah mencapai titik di mana kinerjanya dapat bersaing dengan manusia. Untuk mencapai hasil terbaik, penting untuk menggabungkan kecerdasan manusia dan mesin. Orang-orang pemasaran yang terampil harus dapat memahami data dan mengubah wawasan yang diberikan oleh AI menjadi strategi baru yang efektif. Kombinasi antara kecerdasan manusia dan AI memberikan keunggulan yang kuat dalam pemasaran.

4. Penerapan AI dalam Pemasaran

Berikut adalah beberapa hal yang dapat dilakukan dengan penerapan AI dalam pemasaran:

  • Optimalisasi Iklan: AI dapat mengoptimalkan pengujian kampanye iklan berbayar dengan cepat dan efisien, memaksimalkan ROI melalui alokasi anggaran yang cerdas.
  • Pengujian: AI memungkinkan pengujian A/B yang berkelanjutan dan efisien untuk berbagai variabel, termasuk elemen kreatif.
  • Konten Otomatis dan Personal: AI dapat secara otomatis menghasilkan konten yang dipersonalisasi dalam skala besar, meningkatkan ROI kampanye pemasaran.
  • Penelitian Semantik: AI dapat mengenali pola kata dalam kelompok dan teks, membantu dalam pemahaman dan analisis data.
  • Pengembangan Chatbot: Chatbot merupakan alat AI yang dapat mengatasi pertanyaan pelanggan dengan biaya yang lebih efisien, membebaskan waktu tim manusia untuk kegiatan kreatif.
  • Pengambilan Keputusan yang Lebih Cerdas: Sistem analitik berbasis AI seperti Google Analytics dan Adobe Analytics membantu dalam pengambilan keputusan berdasarkan data historis dan analisis pesaing.
  • Menjangkau Target yang Tepat: AI mendukung periklanan digital dengan segmentasi yang lebih baik berdasarkan demografi dan minat pelanggan.
  • Meningkatkan Pendapatan Pemasaran: Dengan penerapan AI yang cerdas, anggaran pemasaran dapat menghasilkan penjualan yang lebih tinggi dan pengalaman branding yang lebih baik.

Baca juga artikel DIGITAL MARKETING HACKS YANG PERLU KAMU KETAHUI!

Kesimpulannya, AI telah membantu memperbaiki efektivitas pemasaran dengan pengoptimalan satu-ke-satu, inovasi yang lebih cepat, dan penerapan yang cerdas dalam berbagai aspek pemasaran. Kolaborasi antara kecerdasan manusia dan mesin menjadi kunci sukses dalam memanfaatkan potensi AI dalam pemasaran.

Semoga artikel ini bermanfaat. Dan jika Anda membutuhkan informasi lebih banyak perihal strategi pemasaran, atau Anda membutuhkan jasa profesional untuk membantu Anda membuat konten web dan social media, kami siap membantu. Silahkann hubungi kami melalui email groedu@gmail.com, atau bisa langsung menghubungi kami melalui WhatsApp 085777743201.