Content Marketing

PENGERTIAN DIGITAL MARKETING DAN 7 KELEBIHANNYA

Apa itu pengertian digital marketing? Pengertian digital marketing adalah sebuah upaya dalam pemasaran produk, jasa atau layanan. Namun, perbedaannya adalah medianya.
Digital marketing adalah sebuah pemasaran yang dilakukan melalui internet atau media online. Jika dibandingkan dengan teknik pemasaran konvensional atau tradisional, saat ini metode digital marketing lebih diminati. Metode digital marketing memiliki return of investment atau ROI yang terbilang cukup tinggi.
Dengan mengeluarkan biaya rendah, pemasaran dapat memberikan hasil yang memuaskan. Strategi digital marketing juga memiliki tujuan dalam meningkatkan visibilitas, kemudahan akses pelanggan dan prospek pelanggan, serta tingkat paparannya. Nilai tambah lainnya dari strategi pemasaran ini adalah kemudahan dalam penggunaannya.
Fleksibilitas interaksi yang terjadi di antara calon pelanggan atau pelanggan dengan perusahaan juga salah satu nilai tambah.

KELEBIHAN DIGITAL MARKETING
Pemasaran selanjutnya setengah pengertian digital marketing adalah kelebihannya. Berikut ini adalah beberapa kelebihan dari digital marketing, di antaranya adalah:

  1. Hemat biaya
    Kelebihan pertama adalah lebih menghemat biaya. Pemasaran yang dilakukan secara digital akan lebih murah, dibanding dengan pemasaran yang dilakukan secara konvensional. Pada awal proses branding, mungkin memang akan membutuhkan biaya yang lebih besar.
    Akan tetapi, setelah branded dan target konsumen sudah mulai tercapai, maka biaya pemasarannya akan semakin sedikit.
  2. Tidak Memerlukan SDM Penjualan
    Salah satu sumber pengeluaran perusahaan yang terbesar pada pemasaran konvensional adalah gaji atau upah para SDMnya. Namun, hal tersebut tidak menjadi masalah bagi digital marketing.
    Penerapan digital marketing akan membuat perusahaan lebih sedikit dalam pengeluaran upah SDM. Tidak perlu lagi membayar banyak orang untuk melakukan promosi secara berjalan. Cukup dengan menyebarkan konten promosi di berbagai media.
  3. Tim pemasaran tidak terjun ke lapangan
    Kelebihan melakukan digital marketing ini sebenarnya masih berhubungan dengan poin sebelumnya. Digital marketing merupakan sebuah strategi yang akan membuat tim tidak perlu keluar kantor atau rumah dalam mencari calon konsumen dan konsumen.
    Digital marketing akan membuat tim pemasaran tidak perlu terjun secara langsung ke lapangan atau masyarakat. Mereka hanya perlu berurusan dengan laptop atau telepon dan memanfaatkan internet. Dengan demikian, ini menjadi kelebihan yang sangat menguntungkan.


4 Proses Branding Produk Atau Jasa Akan Lebih Mudah
Kelebihan selanjutnya adalah kemudahan dalam proses branding produk atau jasa. Salah satu kelemahan terbesar dari pemasaran secara konvensional adalah terkait jangkauan. Jangkauan promosi yang ingin dicapai seringkali sangat terbatas.
Di dalam strategi pemasaran konvensional, perusahaan perlu mengeluarkan uang yang lebih banyak untuk melakukan branding ke konsumen dalam skala besar. Hal tersebut berbanding terbalik dengan digital marketing.
Hanya dengan satu kali unggahan atau pesan, maka dapat menjangkau banyak konsumen. Jangkauannya dapat mencapai luar kota, satu Indonesia bahkan internasional sekali pun.

  1. Potensi pertumbuhan yang bagus
    Kelebihan yang kelima adalah terkait potensinya. Penggunaan digital marketing akan membuat potensi pertumbuhan bisnis baik. Terutama dari segi penjualannya.
    Ada banyak contoh usaha yang berhasil dan maju saat ini. Hanya dalam hitungan beberapa bulan saja, usaha-usaha tersebut dapat tumbuh dan berkembang. Dengan digital marketing, sebuah perusahaan tidak perlu menunggu 10 tahun sampai 20 tahun untuk menjadi penguasa industri.
  2. Penyebaran cepat
    Strategi pemasaran yang menggunakan media digital dapat sangat cepat dilakukan. Bahkan, kecepatannya dalam hitungan detik saja. Selain itu, DM dapat diukur dengan tepat dan secara real time.berbeda dengan konfesional memerlukan waktu dan terbatas jangkauan pemasarannya.
  3. Mudah melakukan evaluasi
    Penggunaan media digital akan membuat kegiatan pemasaran langsung diketahui. Beberapa informasi penting juga dengan mudah didapatkan. Seperti berapa banyak konsumen yang melihat promosi, berapa lama produk ditonton konsumen, berapa persen konversi dari penjualan dari tiap iklan, dan lain sebagainya. Selanjutnya dapat dilakukan evaluasi, evaluasi adalah hal yang perlu.

JENIS JENIS DIGITAL MARKETING
Keberadaan dari situs online bisa membuktikan eksistensi dari sebuah bisnis. Tidak hanya itu, para calon konsumen juga cenderung dapat menilai kelayakan dan keabsahan dari sebuah bisnis. Hal itu dapat dilihat dari kualitas situs yang dimiliki bisnis tersebut
Kesan pertama para calon konsumen akan didapatkan dari penjelajahan situs bisnis. Situs online juga bisa digunakan sebagai alat bantu bagi tim pemasaran. Mereka dapat meyakinkan calon pembeli terkait bagaimana produk dan layanan yang ditawarkan oleh bisnis tersebut.

  1. SEO Atau Search Engine Optimization
    Search Engine Optimization atau SEO adalah upaya dalam meningkatkan kemungkinan supaya tautan bisnis muncul pada halaman dan urutan atas pada mesin pencari Google. Dengan demikian, maka kemungkinan situs bisnis tersebut dibuka oleh calon pelanggan menjadi lebih besar. SEO dapat dilakukan secara organik. Maksudnya adalah dengan menyisipkan sebuah keyword atau kata kunci yang relevan pada artikel di situs bisnis tersebut. Kata kunci itu nantinya akan menjadi langkah situs terlihat di mesin pencari buatlah kata kunci yang mudah diingat oleh konsumen.
  2. PPC Atau PAY- per Clik
    Metode PPC ini adalah metode bayar per klik. Hal itu akan memastikan sebuah situs bisnis menjadi lebih unggul di antara situs-situs lainnya. Tentunya dengan kata kunci yang sama pada pencarian.salah satu contoh penyedia layanan ini adalah Google Adds. Akan tetapi, sudah banyak media sosial yang menyediakan layanan PPC ini. Seperti Linkedin, Twitter dan Facebook. Layanan tersebut disediakan sebagai sarana pemasaran bisnis yang bias dipertimbangkan.
  3. Media sosial
    Mayoritas media sosial yang ada saat ini tidak membutuhkan biaya dalam proses pendaftarannya. Hal itu menjadi keuntungan tambahan bagi sebuah perusahaan dalam mengembangkan bisnis. Kemudahan dari pembuatan akun akan mendukung proses digital marketing. Hal yang perlu diingat adalah publikasi dari sebuah produk juga harus didukung oleh pengikut media sosial yang jumlahnya besar. Akan tetapi, hasil yang diterima akan sebanding ketika produk mendapatkan sebuah popularitas. Hal yang harus dipersiapkan secara berkala adalah terkait materinya. Persiapkanlah materi yang menarik. Hal itu akan membantu meningkatkan interaksi antara pengikut dengan bisnis tersebut.
  4. Video Online
    Digital marketing juga dapat dilakukan dengan pemasaran produk yang berbentuk video. Video yang menarik, informatif serta berkualitas akan menjadi media yang efektif. Penyampaian kepada calon pelanggan akan lebih mudah.
    Jika penyampaian dilakukan dengan baik, maka meyakinkan calon pelanggan dapat dilakukan. Video produk tersebut harus berisi hal-hal yang membuat produk atau jasa unggul dan harus segera digunakan oleh para calon pelanggan. Video tersebut juga dapat ditayangkan pada beberapa media sosial, khususnya platform video online seperti YouTube.
    Metadata dan kata kunci yang berhubungan juga bisa dilekatkan di video tersebut. Hal itu juga menjadi salah satu strategi SEO yang dapat diterapkan di dalam video online.
  5. Afiliasi Atau Iklan Online
    Pemasaran yang dilakukan dengan afiliasi akan memanfaatkan sebuah popularitas rekanan. Gunanya untuk meningkatkan produk, layanan dan pemasaran bisnis. Pemasangan artikel, video atau iklan adalah metode yang efektif dalam meningkatkan paparan pada sebuah bisnis. Hal tersebut berlaku di media sosial, situs, blog dan lain sebagainya. Rekanan afiliasi biasanya juga akan memperoleh sebuah bayaran. Bayaran tersebut berasal dari setiap referensi yang diberikan pada pelanggan.
  6. Pemasaran melalui pesan
    Pemasaran melalui pesan dapat dilakukan pada SMS, email, dan aplikasi seperti WhatsApp. Meskipun tak jarang dilakukan, digital marketing ini sering dinilai intrusif oleh para penerimanya. Terlebih jika pesan tersebut dinilai mengganggu.
    Para penerima tidak segan-segan untuk memblokir pengirim pesan. Tidak hanya itu, penerima juga dapat melakukan otomasi pemindahan kiriman ke bagian Trash atau Spam.
    Oleh karena itu, tugas utama dari pengguna metode ini adalah memastikan bahwa materi yang dikirim memiliki manfaat bagi penerima. Salah satu cara untuk mengurangi intrusi ini adalah dengan memberikan opsi berlangganan. Baik secara gratis maupun membayar kepada target penerima pesan.

Baca juga: Tips Mengelola Data untuk Pemasaran Bisnis yang Lebih Baik

CARA MEMULAI DIGITAL MARKETING
Setelah mengetahui pengertian digital marketing, kelebihan serta jenisnya, selanjutnya adalah pembahasan terkait bagaimana cara memulai digital marketing.
Grameds, apakah anda tertarik mencobanya? Untuk memulai pemasaran yang dilakukan melalui media digital, ada beberapa hal yang harus disiapkan. Di antaranya sebagai berikut:

1.Menyiapkan alat
Cara pertama untuk memulai digital marketing adalah dengan menyiapkan alat. Siapkanlah alat yang bisa digunakan dalam kegiatan pemasaran. Ada beberapa alat bantu yang bisa digunakan di dalam digital marketing.
Contohnya seperti unggahan blog, akun media sosial, situs atau website, identitas brand dan sebuah produk, jejak online seperti feedback, review dan lain sebagainya.
Di dalam dunia digital marketing, alat bantu tersebut adalah sebuah aset. Aset tersebut sangat berguna bagi kehidupan bisnis di media digital. Oleh karena itu, penting untuk mengurus semua hal tersebut dengan baik.

  1. Menyiapkan konten
    Cara kedua yang bisa dilakukan adalah menyiapkan konten. Siapkanlah konten dengan semenarik dan sebaik mungkin. Konten yang dibuat harus menarik perhatian dan shareable.Ada berbagai macam konten yang bisa anda buat. Mulai dari tulisan, foto, video dan lain sebagainya. Selain itu, tentukanlah tujuan pemasaran dan target pasarnya. Hal itu juga penting dalam pembuatan konten.
  2. Mulai menggunggah
    Tahap selanjutnya adalah mulai menggunggah. Jika sudah selesai menggunggah, jangan lupa untuk memperhatikan setiap gerak konten yang anda buat. Selanjutnya lakukanlah evaluasi pada tjap unggahan.Tentukanlah mana konten yang memberikan feedback. Kemudian fokuslah pada konten tersebut. Bal itu akan baik bagi bisnis anda.
  3. Masuk dan bergabung forum
    Tahapan terakhir ini juga tidak kalah penting. Ketika semua poin sebelumnya sudah dilakukan, selanjutnya masuklah dna bergabung pada sebuah forum marketplace public. Usahakanlah profil bisnis yang anda buat bagus dan semenarik mungkin. Hal itu akan mempengaruhi citra brand bisnis anda.

Semoga artikel diatas bermanfaat. Jika Anda membutuhkan informasi lebih detil perihal Digital Marketing Atau ingin membuat konten sosmed, kami siap membantu. Silahkan hubungi kami melalui email groedu@gmail.com, atau bisa langsung menghubungi kami melalui WhatsApp 0812-5298-2900.

TIPS CARA MEMBUATNYA CONTENT PLAN

Apa Itu Content Planning?
Perencanaan adalah bagian di mana Anda benar-benar memutuskan apa yang akan Anda lakukan dan kapan. Di sinilah Anda membuat topik untuk membahas tema Anda, memilih jenis dan taktik konten tertentu untuk mengatasi tujuan dan preferensi audiens Anda, lalu memasukkan semuanya ke dalam kalender editorial Anda.

Meningkatkan Target Audiens
Strategi konten dapat membantu Anda lebih memahami audiens Anda dan membuat konten yang relevan dengan kebutuhan mereka. Ini juga dapat membantu Anda mendistribusikan konten tersebut di saluran yang tepat. Lagi pula, tujuan pemasaran konten adalah untuk menyediakan konten yang tepat, kepada orang yang tepat, pada waktu yang tepat, dan strategi yang komprehensif dapat membantu Anda mencapainya.

Meningkatkan Kualitas Branding
Penting untuk diingat bahwa kualitas konten yang Anda buat dan bagikan akan bernilai bagi audiens Anda dan karenanya meningkatkan kredibilitas Anda sebagai merek dan pemimpin pemikiran dalam vertikal/industri tertentu. Ini juga memainkan peran besar dalam jumlah daya tarik yang akan Anda terima dari posting Anda. Aturan nomor satu adalah menjaga konten tetap relevan dengan bisnis Anda dan memastikan konten yang dibagikan berwawasan luas.

Meningkatkan Skor SEO
Penting untuk mengoptimalkan konten Anda seperti kata kunci, jenis citra atau video, dan judul untuk memastikan blog Anda SEO friendly. Berbagi blog di platform sosial Anda bukan hanya cara yang bagus untuk mengarahkan lalu lintas ke situs web Anda, tetapi juga cara sederhana untuk meningkatkan skor SEO Anda.

Tips Membuat Content Plan
Membuat rencana konten untuk media sosial akan memaksimalkan upaya pemasaran Anda di platform sosial dan membuat Anda tetap di jalur untuk mencapai tujuan bisnis Anda.

  1. Kenali Target Audiens Anda
    Untuk menggunakan media sosial sebagai alat pemasaran yang efektif, Anda perlu mengenal audiens target Anda. Menentukan audiens Anda berdasarkan demografi atau usia, jenis kelamin, dan status perkawinan mereka tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan mereka,Untuk berhubungan dengan audient Anda, Anda perlu mengenali mereka secara pribadi in dapat dilakukan dengan menempatkan diri anda pada posisi mereka, Jika anda adalah seseorang dalam audient targetanda bagaimana andaakan meneliti sutu produk.
  2. Menentukan Tujuan
    Apa yang ingin Anda capai melalui rencana konten media sosial? Apa tujuanmu? Mendefinisikan tujuan Anda penting untuk membuat rencana dan menilai efektivitasnya. Membangun komunitas, meningkatkan kesadaran merek, dan membuat pelanggan terlibat adalah beberapa tujuan yang sangat baik untuk dipertimbangkan dalam kampanye sosial Anda.
  3. Pilih Platform Sosial yang Sesuai
    Platform media sosial bervariasi dalam penggunaan dan penggunanya. Sebelum memilih platform atau platform untuk meluncurkan kampanye pemasaran, teliti opsi Anda untuk melihat di mana kemungkinan besar Anda akan menemukan audiens target Anda. Facebook, Twitter, Pinterest, Instagram, YouTube dan LinkedIn adalah beberapa jaringan media sosial terkemuka di internet saat ini. Ada banyak cara untuk berbagi konten di situs ini.
  4. Topik Konten
    Setelah Anda menentukan platform sosial apa yang akan digunakan, mulailah merencanakan konten Anda. Teliti topik konten dan buat daftar calon subjek yang dapat Anda gunakan selama periode waktu tertentu. Dorong partisipasi audiens dengan meminta komentar, membuka topik untuk debat, atau mengikuti survei untuk melihat konten seperti apa yang diinginkan pelanggan Anda.
  5. Bangun Kepercayaan Pelanggan Melalui Keterlibatan
    Mendorong konten di media sosial mungkin menyampaikan pesan Anda, tetapi itu tidak cukup untuk beresonansi dengan calon pelanggan atau memenangkan kepercayaan mereka. Cara terbaik untuk membangun pengikut adalah melalui keterlibatan pribadi dengan audiens Anda. Terbukalah dengan pelanggan Anda. Gunakan platform sosial Anda untuk menjalin hubungan dengan audiens Anda, mempromosikan niat baik, dan menyediakan layanan pelanggan. Saat orang-orang mempercayai Anda, mereka cenderung membeli merek Anda. Content plan adalah bagian penting dalam mengembangkan konten menarik Anda yang berkonversi. Di mana pun pelanggan Anda berada di saluran pemasaran, Anda harus dapat menyediakan konten yang menggambarkan dengan tepat tujuan merek dan produk Anda. Dengan sedikit perencanaan dan banyak usaha, Anda akan melihat perubahan nyata dalam kualitas dan penerimaan konten Anda

Baca juga: Apa itu Website? Seberapa Bermanfaat untuk Bisnis?

Semoga bermanfaat.
Dan jika Anda membutuhkan informasi lebih detil perihal Content Plan kami siap bantu. Silahkan hubungi kami melalui email groedu@gmail.com, atau bisa langsung menghubungi kami melalui WA 0812-5298-2900.

8 TIPS MEMBUAT HEADLINE UNTUK COPYWRITING

Agar para pembaca lebih tertarik dengan apa yang anda tulis, cobalah untuk membuat headline semenarik mungkin. Dengan Headline yang menarik, pembaca akan menjadi penasaran dengan isi pembacaan tersebut. Untuk membuat headline menarik, cobalah perhatikan hal hal berikut:

  1. Perhatikan dan pilih headline yang sesuai
    Headline adalah kepala dari tubuh copywriting. Jika kepalanya saja tidak layak, apakah bagian lainnya juga dilihat dengan baik? Tentu saja tidak. Oleh dikarenakan itu, selalu perhatikan dan pilihlah jenis headline yang benar-benar sesuai dengan topik yang anda tulis.
  2. Ingat pada tujuan awal
    Kita harus tahu tujuan awal dalam pembuatan headline. Tujuan itu mempengaruhi dipasarkannya produk yang kita tawarkan, dan tujuan lainnya juga sesuai dengan visi dan misi perusahaan yang pemilik produk ataupun jasa yang ditawarkan.
  3. Sederhana tapi mengena
    Kita harus benar-benar memilih kata dan kalimat yang mengandung kemaknaan yang kuat dengan rangkaian yang rapi.
  4. Gunakan Bahasa yang persuasive
    Bahasa persuaive merupakan bahasa yang membuat merangsang para pembaca dan target pasar agar membuat mereka melirik dan bertanya lebih jauh. Dan pada akhirnya, mereka pun tertarik untuk membeli produk atau jasa yang ditawarkan.
  5. Menggunakan Kata/frasa yang tidak biasa
    Jangan ragu untuk terus mengeksplorasi kata, asal masih terdapat unsur persuasive dan provokatif ketika membuat headline. Penggunaan Kata-kata yang tidak biasa dipercakapan sehari-hari juga ampuh membuat para pembaca penasaran.
  6. Menggunakan Pola Zero to Hero
    seabagai contoh, orang jatuh miskin tapi dengan tekadnya yang kuat mampu menjadi penguasa yang sukses. Cerita yang begitu bisa diaplikasikan dalam membuat headline. Kita bisa membuat perbandingan seperti Before and After.
  7. Menceritakan pengalaman yang menakjubkan
    Dengan menggunakan cerita yang menakjubkan bisa menjadikan sebuah headline. Dengan menggunakan pengalaman sebagai headline berarti kita harus mempertanggungjawabkan keaslian dari kejadian yang dialami. Sebagai contoh, mobil antigores atau sepeda motor antigores walaupun dicuci menggunakan kain berbahan kasar.
  8. Menggunakan kalimat yang menantang
    Menggunakan kalimat menantang akan membuat para pembaca menjadi penasaran, sebenarnya yang menantang apanya siihh? Jika para pembaca bertanya-tanya seperti itu, berarti anda berhasil membuat headline yang menarik.

Berikut diatas adalah tips-tips headline dalam copywriting. Ada berbagai cara penggunaan headline dalam copyright agar dapat menarik perhatian para pembaca. Dengan penggunaan headline yang tepat akan membuat para pembaca lebih tetari dengan apa yang kita tulis. Semoga artikel ini bermanfaat untuk Anda. Info mengenai pemasaran modern, silakan langsung hubungi kami dinomor whatsapp 0812-5298-2900. Kami siap membantu Anda.

5 JENIS IDE STORYTELLING UNTUK MEMASARKAN BISNIS KECIL ANDA

Storytelling Marketing adalah seni mengomunikasikan tujuan merek Anda dan melibatkan audiens Anda melalui sebuah cerita.
Mengapa storytelling penting dalam pemasaran?
Ada statistik yang sering dikutip bahwa orang mengingat cerita 22 kali lebih mudah daripada fakta saja. Meskipun tidak ada yang tahu pasti dari mana angka itu berasal, tidak diragukan lagi bahwa orang mengingat cerita jauh lebih baik daripada fakta.

APA SAJA JENIS STORYTELLING DALAM PEMASARAN?
Ada beberapa jenis storytelling dalam marketing yang bisa Anda gunakan.

  1. Cerita Merek
    Pertama dan terpenting, ada cerita merek Anda. Siapa Anda? Kenapa Anda?
    Merek Anda berpusat pada asal, misi, dan visi Anda. Semua ini cocok untuk cerita yang bagus.
  2. Cerita Asal
    Anda juga dapat mendekati cerita asal Anda dari sudut yang berbeda, menceritakannya kembali untuk audiens dan tujuan baru. Bertanya pada diri sendiri:
    • Apa yang memicu percikan yang akhirnya menjadi bisnis Anda?
    • Hambatan awal apa yang Anda atasi?
    • Bagaimana Anda membawa pengalaman masa lalu ke arah yang baru?
    • Kapan Anda pertama kali merasa seperti bisnis nyata, bukan tujuan, dan mengapa?
    Cerita asal menginvestasikan audiens Anda dalam bisnis Anda sejak awal. Itu membuat mereka ingin mengikuti dan melihat apa yang terjadi selanjutnya.
  3. Misi
    Misi Anda adalah alasan mendasar dari bisnis Anda. Itu membentuk apa yang Anda lakukan dan bagaimana Anda melakukannya — praktik bisnis Anda dan produk atau layanan Anda. Apa yang terus mendorong Anda, dan kapan Anda merasa dikuatkan dalam misi Anda? Bagikan tantangan dan kemenangan yang sedang berlangsung.
  4. Cerita Produk
    Ada cerita di balik semua yang Anda tawarkan. Bicara tentang proses kreatif Anda, manufaktur Anda, rantai pasokan Anda, dan seterusnya. Bagaimana sesuatu berubah dari ide atau bahan mentah menjadi produk jadi?
    Layanan juga punya cerita. Pikirkan tentang bagaimana mereka berevolusi seperti Anda. Pengalaman apa yang mengarahkan Anda untuk menyesuaikan penawaran yang ada atau membuat yang baru? Misalnya, bisnis perbaikan rumah mungkin mulai menawarkan layanan pemeliharaan musiman setelah berulang kali menghadapi bentuk kerusakan cuaca tertentu.
  5. Cerita Pelanggan
    Ada dua jenis cerita pelanggan.
    Jenis pertama melibatkan cerita tentang interaksi pelanggan dengan merek Anda. Temukan studi kasus dan kemenangan pelanggan bersama bisnis Anda. Ini membuktikan nilai Anda kepada audiens Anda.
    Yang kedua memperkuat komunitas di sekitar merek Anda meskipun Anda tidak berada di pusat cerita. Kisah-kisah ini membangun hubungan antara anggota audiens Anda, mengintensifkan hubungan merek mereka. Selain itu, cara yang baik untuk menarik lebih banyak konsumen adalah membuat mereka terhubung dengan basis Anda saat ini. Ini mengirimkan pesan bahwa orang-orang menarik seperti mereka memiliki hubungan dengan bisnis Anda — dan mungkin mereka juga harus demikian.

KESIMPULAN
Storytelling Marketing memungkinkan Anda memaksimalkan dampak cerita yang ada di setiap level merek Anda. Ini membantu Anda melibatkan audiens Anda, menjadikan mereka bagian dari cerita Anda.

Anda memiliki daftar panjang cerita yang dapat Anda ceritakan tetapi mulailah dengan cerita asal merek Anda. Saat Anda menuliskannya, tanyakan pada diri Anda bagaimana Anda bisa membuatnya lebih terstruktur, dinamis, dan mudah diingat.

Detail apa yang harus Anda soroti untuk menginspirasi reaksi yang Anda inginkan? Apa yang akan membuat audiens Anda terhubung dengan kisah tersebut? Selanjutnya pilih platform pemasaran digital yang akan membuat Anda tetap terhubung dan relevan dengan siapa Anda berencana untuk berbagi cerita. Semoga bermanfaat. Info mengenai pemasaran modern, silakan hubungi kami langsung dinomor whatsapp 0812-5298-2900. Kami siap membantu Anda.

PANDUAN MEMBUAT STORYTELLING MARKETING

Jika Anda berpikir bahwa storytelling atau mendongeng hanya dilakukan di sekitar api unggun, Anda salah besar. Meskipun storytelling bukanlah hal baru, ini muncul sebagai salah satu strategi pemasaran paling populer dan membentuk elemen kunci dari kampanye pemasaran digital.
Dalam artikel ini, kami mempersingkat cerita panjang dan meringkas hal-hal penting yang perlu Anda ketahui untuk menulis cerita yang menarik.

APA ITU STORYTELLING
Saat pemasar menggunakan storytelling, mereka menggunakan format cerita untuk menjelaskan pesan utama kepada audiens target mereka. Cerita yang mereka ceritakan bisa sepenuhnya faktual atau menyertakan detail tambahan yang mungkin tidak benar untuk membantu menjelaskannya dengan lebih baik atau membuatnya lebih menarik. Dengan bantuan bahasa yang menggugah dan menyoroti nilai-nilai yang sama-sama dimiliki oleh merek dan audiens target, storytelling membantu menanamkan empati, menarik perhatian Anda, dan mendorong pembaca untuk menyelesaikan ajakan bertindak. Pada akhirnya, ini membantu merek untuk terhubung lebih baik dengan audiens target mereka.

JENIS CERITA DAN CARA YANG BISA ANDA CERITAKAN
Ada berbagai jenis cerita yang bisa Anda ceritakan. Bergantung pada perasaan audiens yang Anda inginkan setelah mereka membaca atau mendengarkannya, tujuan Anda dapat memotivasi tindakan, memperkenalkan merek Anda, atau menciptakan rasa kebersamaan.
Misalnya, jika Anda ingin mereka melakukan tindakan tertentu setelahnya, fokus cerita Anda harus pada bagaimana karakter Anda berhasil menyelesaikan suatu tindakan dan bagaimana mereka juga dapat menikmati hasil yang serupa. Jika tujuan Anda adalah untuk menciptakan rasa kebersamaan, Anda mungkin ingin menjaga hal-hal yang lebih netral sehingga Anda dapat menarik perhatian lebih banyak calon pelanggan. Jenis cerita ini harus lebih mengharukan sehingga pembaca Anda ingin membagikan cerita mereka sendiri nanti.
Setelah memutuskan jenis cerita yang ingin Anda ceritakan, Anda juga harus mempertimbangkan media apa yang terbaik. Anda dapat, misalnya, menggunakan cerita tertulis, cerita audio, atau cerita visual.

  1. Cerita tertulis
    Jenis cerita ini pasti yang paling hemat biaya dan paling mudah dibuat. Anda terutama akan menggunakan teks dan beberapa gambar yang dapat Anda bagikan di blog Anda, halaman Tentang Kami atau melalui artikel yang dibagikan secara online atau di buletin email Anda.
    Meski begitu, itu masih membutuhkan banyak keterampilan. Anda tidak hanya perlu membanggakan keterampilan menulis kelas satu, tetapi Anda juga perlu memahami misi bisnis dan audiens targetnya sepenuhnya.
  2. Cerita audio
    Cerita audio membutuhkan lebih banyak sumber daya daripada cerita tertulis. Setelah menulis cerita, Anda perlu meminta karyawan atau pihak luar untuk membacakan cerita tersebut dengan keras agar Anda dapat merekamnya. Anda kemudian biasanya membagikan cerita ini melalui podcast. Jika Anda ingin menarik indera pendengaran audiens Anda, Anda juga dapat mempertimbangkan untuk menceritakan kisah Anda secara langsung di acara langsung, meskipun ini membutuhkan lebih banyak keterampilan, karena tidak seperti cerita yang direkam sebelumnya atau tertulis, cerita tersebut tidak dapat diedit setelahnya.
  3. Cerita Visual
    Pada dasarnya, cerita visual selangkah lebih maju dari cerita audio dengan menyertakan visual dengan audio. Contoh paling umum adalah membuat video, tetapi bergantung pada suara merek Anda, Anda juga dapat menggunakan animasi.
    Tak perlu dikatakan, ini lebih mahal, tetapi dapat memberikan hasil yang lebih baik. Selain itu, karena lebih baik dalam menarik perhatian, mereka lebih cocok untuk digunakan lebih awal di corong pemasaran, tidak seperti cerita tertulis.

APA ELEMEN UTAMANYA?
Semua cerita hebat memiliki struktur cerita yang mencakup pengantar, bagian tengah, dan akhir. Bagian tengah sering berfokus pada titik sakit, sedangkan solusi disajikan di bagian akhir. Sangat penting bagi Anda untuk memasukkan ketiga elemen ini dan memperkenalkannya satu demi satu untuk memastikan bahwa kecepatan pengungkapan cerita Anda akan memicu rasa ingin tahu dan mempertahankan ketegangan. Tak perlu dikatakan, karena Anda tidak akan menulis buku, kecepatan perkembangan cerita jauh lebih cepat.

  1. Pendahuluan
    Dalam pengantar Anda, Anda akan memperkenalkan tempat cerita Anda terungkap, waktu, karakter utama, dan pesan. Saat merencanakan bagian ini, penting agar cerita Anda berkonsentrasi pada nilai-nilai yang penting bagi audiens target Anda.
    Anda harus menyertakan setidaknya satu karakter untuk membantu Anda membuat hubungan antara merek Anda dan audiens targetnya. Idealnya, karakter ini haruslah seseorang yang dapat diterima oleh audiens target Anda. Ia juga harus menunjukkan dengan kuat nilai-nilai yang menjadi fokus cerita Anda.
    Jika Anda memilih untuk menyertakan lebih banyak karakter, karakter minor ini akan menjadi orang yang dimintai dukungan oleh karakter utama Anda. Alternatifnya, Anda bahkan dapat menjadikan karakter pendukung sebagai alasan masalah karakter Anda.
  2. Bagian tengah
    Setelah Anda mengatur panggung untuk mengikuti acara, Anda siap untuk memperkenalkan beberapa jenis konflik. Ini akan menjadi titik sakit dari audiens target Anda yang telah diidentifikasi oleh penelitian Anda. Konflik inilah yang membantu membangkitkan reaksi emosional pada pembaca Anda yang membuat penceritaan menjadi begitu efektif.
  3. Akhir cerita
    Sekarang saatnya untuk membungkus semuanya dan mengikat semua ujung yang longgar. Di bagian ini, Anda akan mengajukan penawaran Anda sebagai jawaban atas konflik yang melanda sang tokoh utama. Anda juga harus menyertakan ajakan bertindak yang jelas dan menarik. Dengan kata lain, apa yang Anda ingin pembaca atau pendengar Anda lakukan selanjutnya?

Baca juga: Aktivitas Blogging yang SEO Friendly, Bisa Meningkatkan Bisnis Anda!

KESIMPULAN
Jika Anda tidak melakukannya dengan benar setelah percobaan pertama, yakinlah bahwa mendongeng yang efektif membutuhkan banyak latihan. Padahal, itu sangat berharga karena bisa menjadi alat pemasaran yang sangat berguna. Apa pun kisah yang Anda ceritakan, penting bagi Anda untuk tetap setia pada identitas merek Anda dan tetap benar-benar autentik. Semoga artikel ini bermanfaat untuk Anda. Info mengenai pemasaran modern, silakan hubungi kami langsung dinomor whatsapp 0812-5298-2900. Kami siap membantu Anda.