Digital Marketing

8 TIPS MEMBUAT HEADLINE UNTUK COPYWRITING

Agar para pembaca lebih tertarik dengan apa yang anda tulis, cobalah untuk membuat headline semenarik mungkin. Dengan Headline yang menarik, pembaca akan menjadi penasaran dengan isi pembacaan tersebut. Untuk membuat headline menarik, cobalah perhatikan hal hal berikut:

  1. Perhatikan dan pilih headline yang sesuai
    Headline adalah kepala dari tubuh copywriting. Jika kepalanya saja tidak layak, apakah bagian lainnya juga dilihat dengan baik? Tentu saja tidak. Oleh dikarenakan itu, selalu perhatikan dan pilihlah jenis headline yang benar-benar sesuai dengan topik yang anda tulis.
  2. Ingat pada tujuan awal
    Kita harus tahu tujuan awal dalam pembuatan headline. Tujuan itu mempengaruhi dipasarkannya produk yang kita tawarkan, dan tujuan lainnya juga sesuai dengan visi dan misi perusahaan yang pemilik produk ataupun jasa yang ditawarkan.
  3. Sederhana tapi mengena
    Kita harus benar-benar memilih kata dan kalimat yang mengandung kemaknaan yang kuat dengan rangkaian yang rapi.
  4. Gunakan Bahasa yang persuasive
    Bahasa persuaive merupakan bahasa yang membuat merangsang para pembaca dan target pasar agar membuat mereka melirik dan bertanya lebih jauh. Dan pada akhirnya, mereka pun tertarik untuk membeli produk atau jasa yang ditawarkan.
  5. Menggunakan Kata/frasa yang tidak biasa
    Jangan ragu untuk terus mengeksplorasi kata, asal masih terdapat unsur persuasive dan provokatif ketika membuat headline. Penggunaan Kata-kata yang tidak biasa dipercakapan sehari-hari juga ampuh membuat para pembaca penasaran.
  6. Menggunakan Pola Zero to Hero
    seabagai contoh, orang jatuh miskin tapi dengan tekadnya yang kuat mampu menjadi penguasa yang sukses. Cerita yang begitu bisa diaplikasikan dalam membuat headline. Kita bisa membuat perbandingan seperti Before and After.
  7. Menceritakan pengalaman yang menakjubkan
    Dengan menggunakan cerita yang menakjubkan bisa menjadikan sebuah headline. Dengan menggunakan pengalaman sebagai headline berarti kita harus mempertanggungjawabkan keaslian dari kejadian yang dialami. Sebagai contoh, mobil antigores atau sepeda motor antigores walaupun dicuci menggunakan kain berbahan kasar.
  8. Menggunakan kalimat yang menantang
    Menggunakan kalimat menantang akan membuat para pembaca menjadi penasaran, sebenarnya yang menantang apanya siihh? Jika para pembaca bertanya-tanya seperti itu, berarti anda berhasil membuat headline yang menarik.

Berikut diatas adalah tips-tips headline dalam copywriting. Ada berbagai cara penggunaan headline dalam copyright agar dapat menarik perhatian para pembaca. Dengan penggunaan headline yang tepat akan membuat para pembaca lebih tetari dengan apa yang kita tulis. Semoga artikel ini bermanfaat untuk Anda. Info mengenai pemasaran modern, silakan langsung hubungi kami dinomor whatsapp 0812-5298-2900. Kami siap membantu Anda.

KELEBIHAN DAN KEKURANGAN SEM

Konsumen zaman sekarang jauh lebih pintar dan lebih selektif ketika akan melakukan pembelian. Sebelum mereka membeli produk, mereka akan mencari informasi terkait dengan produk dan membandingkannya dengan produk lain. Kebanyakan dari pencarian itu akan terjadi melalui search engine atau mesin pencari.
Kini search engine atau mesin pencari tidak hanya sebagai segudang informasi, tetapi juga wadah untuk pengiklanan dan promosi. Search engine marketing atau disingkat menjadi SEM adalah penjelasan yang dipakai.
SEM adalah sebuah bentuk pemasaran di internet untuk meningkatkan Rating visibilitas website di halaman hasil mesin pencarian melalui kegiatan pengiklanan website. Dengan kata lain, “membeli” traffic dengan cara membayar mesin pencarian terutama Google. Metode ini efektif karena dapat menempatkan website Anda di halaman pertama dalam Search Engine.
Sebagai pemilik bisnis juga harus cukup cerdas ketika ingin memakai metode ini. Berikut poin-poin kelebihan dan kekurangan SEM.

Kelebihan SEM

  1. Jangkauan Luas Oleh Banyak Audiens
    informasi yang ditampilkan benar-benar mampu dilihat oleh audiens hampir di seluruh belahan dunia. Google, mesin pencarian terpopuler pada saat ini mampu menyebarkan informasi lebih dari 1,9 miliar situs website dengan hampir 400 juta pencarian per hari oleh lebih dari 90,4% pengguna internet dunia.
    Informasi pemasaran tentu tidak mencapai angka sebanyak ini. Namun Anda bisa memperkirakan betapa banyak orang yang mungkin Anda jangkau. Semakin luas informasi anda oleh audiens, semakin banyak peluang-peluang untuk mendapatkan konsumen baru.
  2. Target Sesuai yang Diinginkan
    Keunggulan SEM lainnya yang bisa didapatkan adalah target seusai dengan pasar anda. Pemasaran dengan search engine memberi leluasa pada Anda untuk memilih target yang sangat spesifik melalui kata kunci yang relevan. Selain itu, Google Ads memungkinkan Anda menargetkan pasar anda berdasarkan perangkat, lokasi, waktu, dan bahasa tertentu.
  3. Meningkatkan Traffic Kunjungan Website
    SEM membuat website pemasaran Anda berada pada urutan teratas di mesin pencarian (search engine). Keterjangkauan akan meningkatkan rating peluang website Anda dibuka dan konten Anda dengan mudah dinikmati.
  4. Dapat Mengontrol Budget
    Search engine marketing menggunakan sistem PPC (Pay Per Click) yakni hanya dengan membayar konten yang benar-benar mendapat klik dari audiens. Dengan sistem ini, Anda bisa menggunakan biaya pemasaran dengan lebih bijak dan tentu saja lebih efisien.
    Sistem SEM ini membuat budget jauh lebih murah dibandingkan iklan tradisional di televisi, radio, koran dan majalah serta lebih tepat sasaran.

Kekurangan Penggunaan SEM

  1. Kompetitif
    Mesin pencari sudah tidak dipungkiri berisi milyaran informasi termasuk informasi yang sama seperti yang ingin diberikan. Apalagi, jika kata kunci yang digunakan cukup populer, maka bersiaplah dengan persaingan tinggi untuk mendapatkan tempat teratas. Hal ini sebenarnya bisa diupayakan. Namun butuh biaya yang lumayan lebih besar agar upaya pemasaran Anda lebih berdampak pada audiens.
  2. Membutuhkan Waktu Lebih
    Dibutuhkan lebih banyak waktu untuk meneliti kata kunci yang benar-benar ampuh dan tersampaikan. Selain itu, aplikasi yang digunakan memiliki begitu banyak fitur hingga perlu waktu untuk mempelajarinya.
    Ditambah lagi, metode ini membuat Anda untuk memantau dan memperbaharui materi-materi konten Anda secara stabil. Padahal diperlukan waktu untuk mengetahui kombinasi teks promosi, meninjau hasil dan memperbaiki materi tersebut untuk mempertahankan hasil terbaik.
  3. Algoritma Yang Berubah-ubah
    Perubahan algoritma ini sudah menjadi tantangan yang kerap ditemui ketika mengaplikasikan metode SEM. Google mengubah algoritma hingga 600 kali pertahun. Sebagian besar perubahan tersebut berskala kecil dan pastinya tidak disadari.

Dengan mengetahui poin-poin di atas, diharapkan Anda dapat mengetahui apakah SEM adalah metode terbaik untuk bisnis Anda. Namun untuk pengelolaan keuangan bisnis terbaik tetap Jurnal pilihannya. Semoga artikel ini bermanfaat untuk Anda. Info megenai pemasaran modern, silakan hubungi kami langsung dinomor whatsapp 0812-5298-2900. Kami siap membantu Anda.

MENGUBAH KONTEN MENJADI TRAFFIC

Apa yang Anda lakukan saat mengakses internet? Membaca e-mail? Mencari informasi? Bermain media sosial? Menonton video?
Semua kegiatan yang Anda lakukan dengan internet sebenarnya adalah mengakses konten.

Konten dibuat untuk menarik perhatian seseorang terhadap suatu hal. Orang yang tertarik karena mengonsumsi konten tersebutlah yang disebut traffic. Konten yang dibuat harus sesuai dengan bisnis yang digeluti sehingga akan menarik orang-orang yang memiliki kebutuhan sesuai dengan apa yang ditawarkan dalam bisnis. Jangan merendahkan konten yang Anda buat karena kontenlah yang menjadi inti perna saran secara digital.

Terdapat empat jenis konten yang dapat dibuat secara digital, yaitu teks, gambar, audio, dan video. Yang menariknya, semua bisnis cenderung memiliki dasar yang sama. Artinya, perusahaan besar maupun perusahaan kecil memiliki “dasar” yang sama dalam proses pembuatan konten. Misalnya, gambar berukuran kotak. Namun, apa yang diisi dalam gambar tersebut bisa memberikan dampak yang signifikan untuk bisnis.
Sering kali kita mendapatkan gambar-gambar yang berasal dari perusahaan kecil yang dibagikan secara masif melalui internet. Namun, tidak jarang kita menemukan gambar yang kita buat hanya berakhir di grup karyawan perusahaan.

Saat membuat konten, Anda harus memperhatikan secara lebih detail tentang konten seperti apa yang ingin Anda sajikan kepada pengguna atau target bisnis Anda. Ada tiga hal penting yang wajib Anda perhatikan saat ingin membuat konten. Apabila Anda tidak bisa menjawab ketiga hal ini, jangan dulu membuat konten apa pun di internet karena bisa dipastikan Anda beserta tim hanya akan membuang waktu dan tenaga.

VALUE
Hal pertama yang perlu Anda tetapkan adalah value atau nilai dari konten yang dibuat. Apa yang ingin Anda berikan kepada pengunjung website atau property online?
Apa tujuan Anda membuat konten?
Value sebuah konten dikatakan baik bila sesuai dengan nilai perusahaan serta sesuai dengan bisnis yang dijalankan.

WHAT IS IT FOR ME (WIIFM)
Setiap orang pasti punya sikap egois. Mereka hanya maumelakukan sesuatu apabila menguntungkan. Hal yang sama terjadi saat mereka melihat konten. Setiap konten haru menjawab pertanyaan penting dari pengunjung website atau properti online. Umumnya, pertanyaan yang dilontarkan adalah “Apa untungnya untuk saya?”.

Konten yang baik akan menarik perhatian mereka. Karena itu, sebagai pembuat konten, harus bisa memaparkan keuntungan yang bisa didapatkan pelanggan dengan mengonsumsi produk Anda. Banyak jenis konten lain yang bisa Anda buat. Mulailah dengan menerapkan tiga jenis konten yang paling menarik perhatian calon pelanggan, yaitu how-to, menjelaskan (explainer), dan hiburan (entertainment).

MEDIA YANG TEPAT
Setelah rencana konten sudah disiapkan, hal berikutnya yang harus dilakukan adalah memilih jenis media yang tepat. Banyak pelaku bisnis yang keliru memilih bentuk media untuk konten mereka. Kontak yang dianggap baik dan menarik biasanya berupa gambar atau video.
Untuk menentukan media yang tepat. Anda perlu menjawab dua pertanyaan sebelumnya di subbab Value dan “What Is It For Me (WIIFM)”, ditambah dengan “Bagaimana mereka akan melihat atau mendengar konten yang akan dibuat?”

Pertanyaan ini memang sulit dijawab dan butuh peng- alaman untuk bisa mengambil keputusan yang tepat. Bila memungkinkan, Anda bisa membuat konten dalam semua bentuk sehingga akan terlihat respons pengunjung website atau properti online terhadap masing-masing jenis konten yang dibuat. Tentunya, hal ini akan dapat memudahkan Anda pada kemudian hari.

Jangan membuat konten “sampah” yang tidak memiliki value. Ini termasuk konten yang tidak sesuai dengan bisnis yang dipasarkan. Selain itu, hindari membuat konten yang tidak berhubungan dengan bisnis Anda. Setelah Anda membuat konten, sekarang Anda perlu mendistribusikan konten yang Anda buat. Info mengenai pemasaran modern, silakan hubungi kami langsung dinomor whatsapp 0812-5298-2900. Kami siap membantu Anda.

6 CARA MENINGKATKAN SEO WEBSITE

SEO adalah permainan jangka panjang.
Tapi Anda bisa meningkatkan SEO Anda, untuk mempersingkat kesuksesan SEO Anda. Ada banyak cara untuk dapat meningkatkan SEO. Dalam artikel ini akan kami sampaikan beberapa cara tanpa mengharuskan Anda membuat konten baru.

  1. Tingkatkan CTR halaman peringkat teratas Anda
    Rasio klik pada tautan Anda melalui Google dikenal sebagai click-through rate (CTR). Salah satu faktor utama yang mempengaruhi CTR adalah tag judul Anda.
    Masuk akal—lagipula, tujuan tag judul adalah menarik pencari untuk mengeklik ke halaman.
    Jadi, jika Anda dapat membuat tag judul yang menarik yang memaksa pencari untuk memilih halaman Anda, Anda telah melakukan pekerjaan Anda.
    Gunakan tips ini untuk meningkatkan tag judul Anda dan membuatnya lebih menarik:
    • Tambahkan kata-kata yang kuat– Kata-kata yang kuat seperti patut diperhatikan, luar biasa, dll., memanfaatkan emosi orang dan, oleh karena itu, membuat judul Anda lebih menarik. Perhatian: terlalu banyak kata yang kuat akan membuat judul Anda tidak efektif. Jadi pilih yang paling relevan.
    • Tambahkan tanda kurung– Kurung membantu memecah judul Anda dan meningkatkan keterbacaan.
    • Gunakan rasa ingin tahu– Pikat seseorang untuk memuaskan keingintahuan mereka dengan mengklik dan membaca konten Anda. Tapi jangan berlebihan dan selami clickbait.
  2. Segarkan konten dengan lalu lintas yang berkurang
    Menyegarkan konten adalah bagian inti dari strategi konten kami. Kami secara teratur memperbarui atau menulis ulang konten yang tidak memberi peringkat atau mengirimkan lalu lintas pencarian apa pun kepada kami.
  3. Tingkatkan halaman penting dengan tautan internal
    Tautan internal adalah tautan dari satu halaman di domain yang sama ke halaman lain. Ketika digunakan secara strategis, mereka dapat membantu meningkatkan kinerja halaman di mesin pencari.
    Mengapa? Karena Mereka membantu aliran Peringkat halaman di sekitar situs Anda.
  4. Perbaiki backlink rusak yang datang ke situs Anda
    Broken backlink adalah inbound link yang rusak dari website lain. Ini biasanya terjadi karena:
    • Anda menghapus atau memindahkan halaman yang memiliki tautan balik.
    • Situs penautan membuat kesalahan saat menautkan ke Anda.
    Ini tidak ideal.Jika Anda memiliki halaman yang rusak yang ditautkan ke banyak situs, Anda tidak hanya kehilangan lalu lintas rujukan potensial, tetapi Anda juga kehilangan “ekuitas tautan” dari tautan tersebut.
  5. Replikasi backlink dari halaman usang dan berkualitas rendah
    Pernah mencari sesuatu di Google, mengeklik hasil, dan menemukan konten usang yang buruk yang tidak menjawab pertanyaan Anda?
    Ini membuat frustrasi sebagai pencari, tetapi ini adalah peluang untuk SEO.
    Jika halaman berkualitas buruk ini bisa mendapatkan banyak tautan dan peringkat berkualitas tinggi di Google, Anda juga bisa. Anda hanya perlu memiliki sesuatu yang lebih baik dan kemudian membuat orang-orang yang menautkan ke konten berkualitas rendah ini untuk menautkan ke Anda.
  6. Sertakan bagian FAQ
    Orang secara alami memiliki banyak pertanyaan ketika mereka mulai meneliti suatu topik. Meskipun Anda mungkin telah menjawab beberapa di antaranya dalam artikel Anda, Anda mungkin juga melewatkan banyak di antaranya.
    Dengan tidak menjawab semua pertanyaan ini di postingan Anda, Anda mungkin kehilangan traffic long-tail. Masalahnya adalah Anda tidak ingin memasukkan pertanyaan-pertanyaan ini secara tidak wajar dalam konten Anda dan mengganggu alurnya.
    Solusi untuk ini adalah menambahkan bagian FAQ di akhir artikel Anda.

Akhir Kata
Taktik ini berpotensi meningkatkan peringkat Anda di mesin pencari. Tapi jangan berharap peringkat Anda melonjak dalam semalam.
Penelitian kami menunjukkan bahwa hanya 5,7% dari semua halaman yang baru diterbitkan mencapai halaman pertama Google dalam setahun. Itu tidak mengherankan. SEO adalah permainan jangka panjang.
Jadi, meskipun masuk akal untuk menerapkan taktik ini, mereka bukanlah pengganti strategi SEO jangka panjang. Semoga artikel ini bermanfaat untuk Anda. Info mengenai pemasaran modern, silakan hubungi kami langsung dinomor whatsapp 0812-5298-2900. Kami siap membantu Anda.

MANA DULU, SELLING ATAU BRANDING?

Dalam keseharian kita tentu sudah tidak asing lagi dengan istilah Selling dan Branding. Masih banyak orang menyamaratakan antara selling dan branding.

Tujuan utama dari sebuah bisnis tentu adalah mendapatkan profit agar dapat berkembang dan survive. Untuk dapat mencapai kedua hal tersebut, diperlukan strategi marketing yang baik dan tepat sasaran sehingga sales goals tercapai. Namun tidak dapat dipungkiri juga, branding adalah titik utama yang tidak boleh luput setelah marketing.

Namun, yang masih jadi perbincangan, mana yang lebih penting antara Selling vs Branding?
• Selling: Tujuan dari aktivitas selling adalah omzet atau berapa unit yang terjual, sehingga konten dan hal-hal yang dilakukan pada aktivitas itu harus membuat orang mau membeli
• Branding: aktivitas dalam branding bertujuan untuk memberikan Jati Diri Konsumen terhadap brand kita.

Selling Tanpa Branding?
Dahulu kegiatan marketing yang sering dilakukan adalah beriklan biasa dilakukan di berbagai media konvensional baik dari televisi, selebaran, radio, billboard, koran ataupun dengan cara ditempelkan di badan badan truk atau transportasi lainnya.

Kini kegiatan beriklan tidak hanya bisa dilakukan dengan cara offline tapi juga online atau digital. Namun strategi-lah yang akan membedakan jenis iklan. Anda tentu sadar jika mayoritas iklan yang Anda lihat adalah tentang selling, dan hanya sedikit yang menyertakan branding.

Namun, kegiatan usaha yang hanya menitikberatkan pada selling tanpa branding akan mampu dengan cepat tergantikan oleh kompetitor lain. Selling yang berkelanjutan butuh strategi untuk mendapatkan kepercayaan individu salah satu strategi yang paling berdampak yakni melakukan branding pada produk.

Branding Adalah Tentang Pendekatan Ke Pelanggan
Konsumen yang telah percaya pada suatu brand tertentu tentu tidak akan mudah percaya dengan produk lain apalagi yang masih baru atau hal yang mudah viral seperti akhir akhir ini meskipun harga yang ditawarkan jauh lebih rendah. Tujuan marketing sendiri tidak lain adalah untuk mengenalkan brand suatu produk sehingga masyarakat mampu mengetahui, mengenali, memilih, menerima bahkan menjadi pembeli yang loyal. Ibarat peribahasa “tak kenal maka tak sayang”, branding bisa juga diartikan sebagai proses PDKT kepada calon konsumen.

Branding Menciptakan Value Bagi Pelanggan
Jika diperhatikan, ada sebuah kebiasaan di mana konsumen merasa bangga karena telah menggunakan brand tertentu. Mengapa demikian? Karena brand mampu menggambarkan/mengukur/ mencerminkan/memberikan nilai kelas sosial individu atau gaya hidup seseorang contohnya saja penggunaan Lamborghini, iPhone atau Harley Davidson.

Baca juga: Influencer Marketing: Tingkatkan Brand Bisnis Anda Sekarang!

Hanya dengan melihat seseorang menggunakan brand terkenal maka kita bisa langsung menyimpulkan status sosial pengguna barang brand tersebut. Sehingga produk yang telah memiliki brand di hati masyarakat tentunya sudah memiliki segmentasi pasar tertentu.

Brand dengan segmentasi pasar yang sudah jelas akan dengan mudah melakukan selling bahkan memperbesar sales conversion, tidak jarang konsumen rela melakukan pre-order jauh sebelum produk tersebut benar benar rilis.
Kekuatan branding memang tidak perlu diragukan lagi, tidak semua produk yang dipasarkan memiliki brand namun hal inilah yang menjadi tantangan dan harus terus perlu dipelajari sehingga konsumen bisa dengan yakin dan menjadi konsumen loyal.

Semoga Artikel ini bermanfaat. Dan jika Anda membutuhkan informasi lebih detil perihal Selling dan Branding atau Anda tengah membutuhkan konsultan profesional untuk membantu Anda, Kami siap membantu. SIlahkan hubungi kami melalui email groedu@gmail.com, atau bisa langsung menghubungi kami melalui WhatsApp 0812-5298-2900.