Uncategorized

7 TIPS PROMOSI BISNIS LEWAT INSTAGRAM

Di bawah ini kita akan memberikan beberapa tips yang bisa Anda ikuti untuk mulai melakukan promosi bisnis lewat Instagram agar meraih lebih banyak keuntungan.  Social media adalah salah satu media yang dapat dimanfaatkan untuk melakukan sebuah promosi digital.

Untuk Anda yang memiliki bisnis yang kegiatannya menjual suatu produk, Instagram adalah salah satu social media yang bisa Anda manfaatkan untuk melakukan promosi bisnis.

Berikan Informasi yang Jelas Ketika Promosi Bisnis Lewat Instagram

Sebelum mempromosikan produk yang ingin dijual, Anda harus mulai membuat akun Instagram. Pertama, pilihlah nama akun yang sesuai dengan bisnis, atau jika telah memiliki nama brand, jadikan nama tersebut sebagai username Instagram Anda. Kemudian, tuliskan informasi singkat tentang bisnis dan produk yang dijual dalam deskripsi pada ‘bio’.

Anda juga dapat menambahkan kontak ataupun alamat website bisnis dan jangan lupa gunakan foto profil yang simpel sehingga memudahkan calon pelanggan maupun pelanggan mengenali bisnis Anda, misalnya menggunakan logo atau foto produk yang dijual. Pastikan juga bahwa foto profil Anda memiliki rasio 1:1 dengan ukuran 150×150 pixel.

Terapkan Feeds yang Menarik

Instagram tentu tidak terlepas dari feeds yaitu unggahan yang tersusun pada laman profile Instagram Anda. Penjual atau pebisnis yang menggunakan Instagram sebagai tools promosi tentu akan memperhatikan feeds yang akan dipasang. Hal yang perlu diperhatikan dalam membuat feeds yang menarik adalah konsistensi.

Warna, foto, pola dan waktu unggahan harus dilakukan dengan konsisten. Misal warna merah menjadi warna brand Anda, maka Anda harus konsisten untuk membuat feeds Anda terus berwarna atau setidaknya memiliki tone yang seirama.

Buat Konten Foto & Video untuk Promosi Bisnis di Instagram

Instagram adalah salah satu social media berbagi gambar dan video. Di mana kekuatan visual dianggap memiliki daya tarik dan keefektifan dalam promosi di Instagram.Jadi, cobalah mulai mengambil foto produk atau membuat video yang bisa menceritakan tentang produk atau bisnis Anda. Kemudian ceritakan produk Anda melalui caption.

Misalnya Anda menjual produk fashion, Anda jangan hanya menjelaskan tentang harga, bahan yang digunakan, dan ukuran.Tapi cobalah buat cerita seperti, “Berikan kesan terbaik di setiap pertemuan Anda dengan memilih baju ini. ABCfashion dengan ukuran yang pas dan kualitas bahan terbaik, hanya Rp199K”.

Baca juga DAMPAK MEMBELI FOLLOWER DI INSTAGRAM

Tambahkan Hashtag

Jika Anda belum memiliki cukup banyak followers, Anda bisa memanfaatkan hashtag yang sedang tren di Instagram. Dengan menggunakan hashtag yang sedang tren di setiap postingan Instagram, Anda dapat membuat produk atau bisnis yang Anda jual semakin dikenal dan visibilitas konten pun akan meningkat lewat cara promosi tersebut.

Melalui hashtag, pelanggan maupun calon pelanggan, dapat dengan mudah menemukan produk Anda melalui fitur pencarian di Instagram. Jadi, mulai sekarang cobalah tambahkan hashtag (#) di setiap akhir caption postingan Anda. Misalnya bisnis Anda bergerak di bidang kuliner, Anda dapat menambahkan hashtag seperti #kulinerindonesia, #kuliner, #kulinerjakarta, #kulinerbandung, dan lain sebagainya.

Rutin Memposting Konten

Dengan memposting konten secara rutin, Anda sama dengan menjaga followers dengan baik. Usahakan untuk membagikan foto atau video setiap harinya. Dengan begitu, followers yang telah dimiliki, tidak akan pernah meninggalkan bisnis Anda, dan followers baru juga akan mulai mengikuti Instagram bisnis Anda.

Jika kehabisan stok foto atau video, Anda dapat memanfaatkan foto produk yang pernah dikirim oleh pelanggan Anda dan mention mereka, atau Anda dapat membuat konten berupa quotes yang menggambarkan produk Anda. Dengan begitu, visibilitas profil Instagram Anda akan terus meningkat dan pelanggan pun akan bertambah dengan sendirinya.

Jadikan Instagram Business

Bagaimana cara membedakan Instagram personal dan Instagram business? Biasanya Instagram business akan menampilkan kontak berupa nomor telepon, alamat toko, dan juga email yang dapat di klik langsung oleh pengguna Instagram lainnya. Dengan begitu, pelanggan dapat lebih mudah menghubungi Anda. Lalu bagaimana cara menjadikan Instagram Anda menjadi Instagram business? Anda hanya perlu menghubungkan akun Instagram dengan akun Fanpage Facebook. Dengan begitu, secara otomatis, akun Anda akan berubah menjadi akun Instagram business. Hal ini sangat berguna dalam promosi bisnis Anda lewat platform Instagram.

Promosi Instagram Melalui Facebook

Untuk mendapatkan lebih banyak followers Instagram, Anda bisa memanfaatkan social media lain yang Anda miliki untuk mempromosikan akun Instagram business Anda. Tambahkan link Instagram pada informasi di Facebook Fanpage atau pada bio Twitter. Dengan begitu, followers Anda di Facebook dan Twitter dapat menemukan akun Instagram Anda dengan mudah.   Itulah tips yang bisa Anda lakukan untuk mulai mempromosikan produk dan bisnis Anda lewat Instagram. Dengan melakukan promosi lewat Instagram, Anda dapat dengan mudah mendapatkan calon pelanggan dan pelanggan.

Baca juga 10 STRATEGI TIKTOK MARKETING UNTUK MENANGKAN HATI PELANGGAN

Semoga Artikel ini bermanfaat Dan jika Anda membutuhkan informasi ini secara detail perihal Strategi Promosi Melalui Instagram.dan mengelola manajementnya atau Anda tengah membutuhkan konsultan profesional,kami siap membantu. Silahkan hubungi kami melalui email groedu@gmail.com atau bisa langsung hubungi kami melalui Whatsaap 0812-5298-2900.

STRATEGI MARKETING YANG BISA ANDA MULAI HARI INI UNTUK MENGEMBANGKAN USAHA ANDA

Mendirikan suatu usaha merupakan sebuah ide yang menggiurkan bagi sebagian orang, entah dengan skala kecil atau besar. Dalam membangun usaha, diperlukan strategi marketing yang tepat agar pengembangan bisnis lebih optimal dan terus menghasilkan keuntungan.

Selain itu, Anda juga harus menyesuaikan dengan budget yang dimiliki. Jika budget yang dimiliki tidak terlalu banyak, Anda mungkin lebih baik membuka usaha kecil sebelum akhirnya menjadikan usaha Anda sebagai usaha berskala besar.Dalam memasarkan produk, ada istilah yang dikenal dengan nama biaya pemasaran atau marketing cost.

Dalam arti sempit, biaya pemasaran ini adalah biaya yang dikeluarkan untuk menjual atau membawa produk ke pasar.  Biaya ini harus diperhitungkan karena akan memengaruhi harga pokok penjualan sebuah produk.  Contoh dari biaya pemasaran adalah biaya iklan, biaya pemeliharaan, gaji salesman, komisi, sewa gudang, dan lain-lain. Biasanya, semakin besar usaha yang Anda kelola, biaya yang dikeluarkan juga semakin besar.

Baca juga 10 STRATEGI TIKTOK MARKETING UNTUK MENANGKAN HATI PELANGGAN

Bagaimana dengan usaha yang kecil? Apakah biaya pemasaran bisa ditekan atau bahkan dihilangkan? Dengan modal kecil, bukan berarti pilihan Anda terbatas, ada banyak jenis usaha yang bisa Anda jalankan dengan modal yang tidak begitu besar. Tentunya bantuan teknologi internet akan berperan cukup besar dalam bisnis Anda.

Strategi pemasaran digital pun bisa Anda lakukan lewat media sosial, sehingga Anda tidak perlu membuka toko fisik untuk menjual produk Anda. Hal ini dapat meminimalisir biaya yang perlu dikeluarkan jika Anda baru membangun usaha. Meski membuka usaha dengan modal kecil, Anda pasti berkeinginan untuk mengembangkan usaha Anda ke skala yang lebih besar. Berikut merupakan strategi marketing  yang bisa Anda gunakan untuk mengembangkan usaha Anda.

1. Membangun Brand yang Kuat

Branding adalah salah satu hal krusial yang perlu Anda bangun dari awal bisnis berjalan. Meskipun usaha yang Anda dirikan masih dalam skala kecil, Anda harus mulai membangun citra yang baik dan meningkatkan brand awareness agar masyarakat sadar dengan usaha yang Anda dirikan. Dimulai dari memperkenalkan identitas brand ke calon pembeli lewat media sosial seperti Instagram atau Facebook. Identitas brand yang dibangun harus mengandung informasi terkait apa yang dijual, apa tujuan usaha Anda, dan seperti apa persaingan bisnis Anda saat ini.

Beri tahu kepada calon pembeli kelebihan-kelebihan yang ada di usaha Anda, dan juga berikan alasan mengapa calon pembeli harus membeli produk Anda. Tidak lupa, Anda juga perlu membuat sesuatu yang unik dan berbeda dari usaha-usaha kompetitor. Hal ini bertujuan untuk menarik calon pembeli, dan meningkatkan loyalitas pelanggan. Pasalnya, brand tidak hanya soal logo dan tagline, namun juga bagaimana pelanggan melihat bisnis Anda sebagai brand yang terpercaya.

2. Membuat Logo yang Menarik

Jika Anda memiliki citra brand yang baik, ada baiknya jika logo yang merepresentasi brand Anda juga bagus dan menarik. Karena bagaimanapun juga, logo yang dibuat akan sangat menempel dengan identitas bisnis Anda. Logo yang dibuat harus menarik, dan mengandung makna yang dapat mewakili usaha Anda.

Anda bisa meminta bantuan jasa freelance graphic designer untuk konsultasi tentang logi, karena graphic design pastinya lebih paham dengan pembuatan logo. Diskusikan bagaimana logo yang cocok dengan usaha Anda, dan buatlah logo yang khas dengan warna yang menarik. Dengan logo yang menarik, otomatis calon pembeli juga akan tertarik untuk mencari tahu produk apa yang Anda tawarkan.

3. Menulis Konten Sebagai Strategi Marketing

Internet merupakan salah satu cara yang paling tepat dalam melaksanakan strategi marketing pada bisnis Anda, apalagi jika usaha yang Anda bangun merupakan bisnis kecil. Lewat internet, Anda bisa membangun brand awareness tentang usaha Anda, sekaligus untuk mempromosikan produk yang Anda jual. Salah satu caranya yaitu dengan menulis blog di situs-situs komunitas secara menarik, kemudian cantumkan link usaha Anda. Cara ini merupakan strategi marketing paling murah dan efektif. Anda bisa memulai menulis konten tentang usaha Anda lewat forum komunitas, atau mulai dari media sosial seperti Facebook, Twitter, atau Instagram. Anda dapat mengerjakannya sendiri atau meng-hire freelance content writer untuk menuliskan produk-produk Anda di forum online.

4. Gunakan Facebook Ads

Buatlah akun untuk usaha Anda di Facebook, dengan begitu Anda bisa memperlihatkan produk yang Anda tawarkan kepada calon pembeli.Agar halaman usaha Anda mendapatkan banyak sorotan dari pengguna Facebook, ada baiknya jika Anda menggunakan Facebook Ads.

Facebook Ads merupakan fitur yang memungkinkan profil usaha Anda terpampang di halaman akun pengguna lainnya. Jika Anda menggunakan fitur ini, kesempatan untuk mendapatkan pelanggan menjadi lebih besar, karena banyaknya pengguna Facebook yang bisa terjangkau dengan fitur ini. Kelemahannya yaitu Anda harus mengeluarkan biaya yang disesuaikan dengan jumlah klik dan page view, sehingga Anda perlu menyiapkan budget tersendiri untuk menggunakan Facebook Ads.

5. Lakukan Riset Pasar

Tren pasar yang selalu berubah, membuat Anda harus rajin melakukan riset kecil-kecilan. Tujuannya yaitu agar Anda bisa memahami kepuasan pelanggan terhadap produk Anda, serta untuk mengetahui tren yang sedang disukai oleh pasar. Dengan begitu, Anda jadi mempunyai bekal untuk menentukan arah bisnis kedepannya.

Setiap bisnis tentu miliki ciri khas pasar yang berbeda, sehingga penting sekali untuk Anda melakukan riset pasar ini. Setelah mengetahui tren yang disukai oleh pasar, tentu akan lebih mudah untuk menentukan strategi dan konten marketing kedepannya agar setiap strategi pemasaran yang Anda keluarkan bisa tepat sasaran. Tujuan akhirnya tetap sama, yaitu agar Anda tidak kalah saing dengan usaha sejenis.

6. Manfaatkan Media Sosial, Strategi Marketing

Tidak hanya dari Facebook, tapi Anda bisa menggunakan segala platform media sosial untuk memaksimalkan strategi marketing usaha Anda. Banyak sekali platform media sosial yang bisa Anda gunakan sebagai sarana promosi, seperti Instagram, Twitter, bahkan YouTube.

Hingga saat ini, Instagram merupakan platform yang paling efektif untuk mempromosikan usaha Anda. Dengan Instagram, Anda bisa dengan mudah memperlihatkan produk Anda dengan foto yang diupload ke akun Anda dan gunakan hashtag agar dapat dilihat oleh banyak orang.

Jangan lupa untuk menyertakan caption tentang produk Anda secara jelas, dan informasi yang lengkap agar calon pembeli tidak harus banyak bertanya. Platform ini terbukti sebagai sarana pemasaran yang sangat efektif dan murah untuk usaha dengan skala kecil. Jika Anda ingin meningkatkan awareness, Anda bisa menggunakan Instagram Ads agar produk Anda muncul di feeds pengguna lainnya, namun fitur ini merupakan fitur berbayar.

7. Membuat Website yang Menarik

Kebanyakan bisnis sekarang sudah memiliki websitenya sendiri untuk memasarkan produknya. Di dalam website tersebut berisi katalog produk yang dijual, serta pembeli juga bisa langsung membeli lewat website. Hal ini memudahkan calon pembeli untuk melihat-lihat produk apa yang dijual, serta untuk mengenal bisnis Anda.

Agar lebih menarik, Anda juga bisa mencantumkan informasi promo menarik yang sedang berlangsung. Serta Anda juga bisa mencantumkan testimoni positif pelanggan yang sebelumnya sudah pernah membeli produk Anda. Jangan lupa untuk mendesain website se-menarik mungkin agar calon pembeli merasa tertarik untuk membeli produk yang Anda tawarkan.

8. Tempat Usaha Sebagai Tempat Nongkrong

Mungkin strategi marketing yang satu ini lebih cocok untuk jenis usaha kuliner. Jika Anda memiliki bisnis coffee shop atau restoran, Anda bisa mengajak teman atau keluarga untuk mengunjungi tempat usaha Anda.

Jika sering melakukan ini, lama kelamaan teman-teman dan keluarga dengan sendirinya akan sering mengunjungi tempat usaha Anda.

Belum lagi, jika teman-teman atau keluarga menyukai tempat usaha Anda, mereka juga akan dengan senang hati mempromosikan tempat usaha Anda pada teman-teman mereka.  Lewat strategi marketing ini, tempat usaha Anda bisa terlihat ramai dan akan menarik perhatian orang untuk berkunjung.

9. Mengadakan Open House

Strategi marketing yang satu ini cocok dilakukan jika Anda memiliki bisnis kuliner atau fashion.  Agar Open House yang Anda selenggarakan ramai, coba undang tokoh terkenal atau influencer serta beberapa media sebagai sarana promosi Anda. Selain itu, Anda juga bisa memberikan diskon atau promosi yang menarik bagi pengunjung.

10. Mengikuti Pameran atau Bazaar

Cara yang satu ini membuat bisnis Anda memiliki kesempatan yang lebih besar untuk dikenal oleh masyarakat. Cari tahu informasi pameran atau bazaar yang akan ada di kota Anda, dan segera daftarkan bisnis Anda untuk hadir dalam pameran tersebut. Tentunya di dalam bazar nantinya akan ada banyak kompetitor yang mungkin saja sejenis dengan bisnis Anda. Maka dari itu, Anda harus mendekorasi stand se-menarik mungkin agar orang-orang tertarik untuk mengunjungi stand Anda.

11. Mengikuti Acara Amal

Acara amal sangatlah cocok untuk segala jenis bisnis. Anda bisa berpartisipasi secara sukarela dalam acara-acara amal. Salah satu acara amal yang ramai yaitu penggalangan dana untuk bencana alam Anda bisa ikut membantu sebagai sponsor dalam membantu korban, atau bahkan Anda bisa menggalang dana sendiri, sambil mengajak pembeli untuk ikut menyumbang.

Saat ini banyak platform yang memungkinkan Anda untuk menggalang dana, atau Anda juga bisa menyumbangkan sekian persen dari transaksi penjualan sebagai amal kepada korban bencana alam. Dengan cara-cara ini, Anda bisa meningkatkan branding bisnis di mata masyarakat.

12. Memberikan Diskon atau Hadiah untuk Pelanggan

Salah satu cara untuk mempertahankan pelanggan agar setia yaitu memberikan diskon khusus atau hadiah. Strategi marketing yang satu ini bisa Anda lakukan jika pelanggan Anda pernah membeli produk Anda selama berkali-kali. Biasanya, cara ini diterapkan lewat sistem membership, sehingga Anda bisa melihat riwayat transaksi si pelanggan untuk menentukan promosi atau hadiah apa yang akan diberikan.

13. Sertakan Ucapan Terima Kasih

Sebuah ucapan terima kasih yang bisa Anda selipkan setiap pelanggan membeli produk Anda bisa berarti banyak untuk mereka. Kebanyakan pelanggan menganggap sentuhan kecil seperti itu membuat mereka senang dan terasa eksklusif Anda bisa menggunakan kartu ucapan yang sudah di-desain khas dengan brand Anda, dan jangan lupa untuk menyertakan nama pelanggan.

14. Bergabung dengan Forum-Forum Pengusaha

Anda dapat bergabung dengan forum-forum online pengusaha. Sekarang banyak sekali forum dan grup yang dibuat oleh para pengusaha. Disana Anda dapat melakukan sharing, ataupun kerja sama bisnis. Sehingga Anda akan memiliki banyak relasi dan pengetahuan. Ini merupakan hal yang baik bagi pemula bisnis.

15. Evaluasi Bisnis dan Strategi Marketing Anda

Melakukan evaluasi terhadap bisnis Anda juga merupakan salah satu strategi marketing yang perlu rutin Anda lakukan. Hal ini bertujuan untuk mengamati arus bisnis, apakah ada penurunan atau peningkatan. Jangan lupa untuk selalu membekali evaluasi dengan report yang telah dibuat selama tahun berjalan. Report adalah salah satu cara untuk melakukan evaluasi yang efektif.   Jika terjadi penurunan, Anda harus segera mencari cara baru untuk jadi strategi marketing yang akan digunakan.

Jika terjadi kenaikan, harus dicari tahu juga apa yang sebenarnya disukai oleh pasar sehingga dapat Anda maksimalkan. Hal ini harus dilakukan secara rutin untuk menjaga bisnis Anda berjalan sesuai dengan yang diharapkan. Strategi marketing memang merupakan hal yang penting untuk dilakukan. Salah satu hal penting yang juga perlu diperhatikan dalam membangun bisnis yaitu arus keuangan.

Baca juga 4 CARA MENEMUKAN TARGET PASAR ANDA DI TAHUN 2023

Semoga Artikel ini bermanfaat Dan jika Anda membutuhkan informasi ini secara detail  mengenai Strategi Pemasaran Untuk Bisnis Baru dan mengelola manajemennya atau Anda tengah membutuhkan konsultan yang profesional untuk membantu Anda, kami siap membantu Anda, Silahkan hubungi kami melalui email groedu@gmail.com atau bisa langsung hubungi kami melalui Whatsaap 0812-5298-2900.

10 STRATEGI TIKTOK MARKETING UNTUK MENANGKAN HATI PELANGGAN

Popularitas TikTok menambah daftar media sosial yang perlu dijelajahi sebagai media marketing oleh bisnis. Terutama bisnis dengan target pasar dari kalangan generasi muda. Pasalnya sebagian besar pengguna TikTok didominasi oleh generasi muda.     Seiring meningkatnya popularitas TikTok terus berinovasi. Salah satunya dengan mendukung aktivitas bisnis melalui TikTok Ads. Fitur TikTok ini membantu bisnis melakukan kampanye marketing yang cukup diminati.                                                  

Lalu bagaimana cara promosi melalui platform TikTok?

Apa itu Tiktok Marketing?

TikTok Marketing adalah metode pemasaran brand, produk atau layanan sebuah bisnis melalui platform Tiktok. Metode ini meliputi influencer marketing, TikTok Ads, pembuatan konten viral dan banyak lagi. Hal yang perlu Anda perhatikan dalam aktivitas TikTok marketing adalah Anda membutuhkan analisis dan mengenal cara kerja platform tersebut terlebih dahulu. Tujuannya agar kegiatan promosi yang Anda lakukan dapat membuahkan hasil maksimal.

  • Keuntungan yang akan bisnis Anda melakukan TikTok marketing, diantaranya:
  • Meningkatkan brand awareness
  • Membangun komunitas yang interaktif
  • Meningkatkan penjualan produk dan layanan
  • Mendapatkan feedback langsung dari pelanggan dan audiens
  • Menyediakan layanan pelanggan
  • Mengiklankan produk dan layanan untuk menargetkan audiens

Baca juga PEMASARAN LANGSUNG: CARA MENGUMPULKAN DATABASE PELANGGAN

Bagaimana Cara Menggunakan TikTok untuk Business?

TikTok meluncurkan fitur TikTok for Business pada musim panas 2020. Perbedaan fitur ini dibandingkan versi sebelumnya adalah, Anda dapat menambahkan lebih banyak informasi ke profil Anda, insight terkait audiens dan mengakses metrik real time.

Berikut cara membuat akun TikTok for business adalah

  1. Buka halaman profil Anda.
  2. Buka tab Settings and Privacy di sudut kanan atas.
  3. Klik Manage account.
  4. Di bawah Account control, pilih Beralih ke Akun Bisnis.
  5. Pilih kategori yang paling menggambarkan akun Anda. Tiktok menawarkan kategori mulai dari Seni & Kerajinan, Blog Pribadi, Kebugaran, hingga Mesin & Peralatan.
  6. Dari sana, Anda dapat menambahkan situs web bisnis dan email ke profil Anda, dan Anda siap untuk memulai.

Strategi Marketing TikTok untuk Meningkatkan Penjualan Bisnis Online Anda

Berikut ini strategi marketing TikTok yang perlu Anda lakukan supaya bisnis makin laris manis adalah

1. Pelajari cara kerja TikTok

TikTok merupakan platform media sosial untuk berbagi konten video berdurasi 15 detik atau bisa digabung menjadi 60 detik. Video tersebut bisa menjadi media promosi yang efektif. Caranya, Anda cukup membuat video produk dengan tambahan efek atau latar musik yang dapat menarik interaksi audiens. Interaksi yang diharapkan dari video tersebut dapat berupa komentar, like dan share video produk Anda. Semakin banyak interaksi di video yang Anda buat, maka semakin tinggi peluang konten tersebut dipromosikan oleh TikTok ke pengguna lainnya. Hal ini peluang besar untuk Anda membangun branding.

2.Tetapkan tujuan yang selaras dengan tujuan bisnis Anda

Anda dapat membuat TikTok hanya untuk bersenang-senang, tetapi lebih baik memiliki tujuan yang dapat dikaitkan dengan tujuan bisnis Anda secara keseluruhan.

Baik Anda berencana untuk menjangkau audiens baru, meningkatkan citra merek, mempromosikan kesadaran akan suatu produk, atau mengembangkan hubungan pelanggan yang lebih kuat melalui keterlibatan, penting untuk mendukung upaya Anda dengan alasan. Pertimbangkan untuk menggunakan S.M.A.R.T. kerangka tujuan, atau tempat lain, untuk menetapkan tujuan yang: Spesifik, Terukur, Dapat Dicapai, Relevan, dan Tepat Waktu. Seperti kebanyakan platform sosial, TikTok menyediakan analitik untuk akun Bisnis. Untuk mengakses analitik TikTok Anda:

  • Buka halaman profil Anda dan ketuk tiga garis horizontal di kanan atas.
  • Ketuk Alat Pembuat, lalu Analytics.
  • Jelajahi dasbor dan temukan metrik yang dapat Anda gunakan untuk mengukur sasaran Anda.

3. Tentukan audiens target Anda

Sebelum Anda mulai membuat konten, sangat penting bagi Anda untuk menunjukan sasaran penjualan. Oleh karena itu, Anda perlu pelajari tentang demografi TikTok, dan identifikasi mereka yang mungkin tertarik dengan brand Anda. Luangkan waktu untuk meneliti audiens Anda di platform media sosial lain dan cari irisannya di TikTok. Tapi jangan mengesampingkan audiens baru atau tidak terduga. Audiens Anda saat ini mungkin tidak menggunakan TikTok, tetapi mungkin ada sub kelompok dengan minat yang terkait atau sedikit berbeda di platform tertentu.

4. Buatlah konten menarik

Setelah Anda memusatkan perhatian pada audiens potensial, teliti jenis konten apa yang mereka sukai dan libatkan. Kemudian mulailah melakukan brainstorming ide konten untuk brand Anda.                                                                                           Sebenarnya pembuatan konten pada TikTok tidak berbeda jauh dengan konten di blog atau website. Anda bisa mengetahui keyword populer yang banyak dicari melalui tools Ahrefs atau Ubersuggest. Kemudian jadikan kata kunci tersebut untuk konten Anda.    Selain itu, Anda juga bisa bertanya ke audiens atau melakukan polling terkait topik pilihan yang disukai. Biasanya seputar product launching, tutorial, dan hashtag challenge.

5. Gunakan hastag untuk membuat video

Dalam upaya meningkatkan engagement rate, Anda perlu menambahkan hashtag pada setiap konten yang Anda unggah. Penggunaan hashtag pada TikTok akan menjadi rujukan untuk kasih rekomendasi video kepada pengguna lain.

Namun bukan berarti Anda bisa menggunakan hashtag sembarangan. Sebaliknya Anda perlu hashtag yang paling relevan dengan konten dan bisnis Anda.

6. Menggunakan jasa Influencer marketing

Seperti namanya, influencer marketing dapat membantu bisnis memasarkan produknya. Dimana mereka akan mengenalkan produk Anda pada pengikutnya.           Maka dari itu, wajar apabila 86% marketer mempercayakan influencer untuk meningkatkan penjualan dan brand awareness. Namun agar optimal, pilihlah influencer yang sesuai dengan target audiens Anda.

7. Posting konten secara berkala

Hal paling penting dalam marketing di TikTok adalah Anda harus konsisten dalam mengunggah konten promosi. Tujuannya agar followers Anda selalu mendapatkan informasi terbaru dari Anda. Kemudian saat banyak like, video Anda akan ditampilkan masuk ke halaman for you page.

8. Membalas komentar dari audiens

Selanjutnya cara marketing di TikTok, jangan pernah mengabaikan komentar dari audiens Anda. Terlebih komentar yang diajukkan berupa pertanyaan. Teknik ini dapat meningkatkan engagement akun Anda.                                                                          Berikan jawaban informatif yang positif terkait produk Anda. Selain hanya menjawab, Anda juga bisa berkomentar postingan pengguna lain. Pasalnya, saat Anda berkomentar di postingan orang lain dan mendapatkan like, nama brand Anda bisa saja berada di urutan komentar teratas. Begitulah algoritma yang diterapkan TikTok.

9. Lacak progress Anda

Analytics bukan hanya titik awal yang sempurna untuk marketing di TikTok. Hal ini juga merupakan cara mudah untuk mengukur apakah strategi Anda berhasil atau tidak. Periksa setidaknya sebulan sekali dan lihat apakah Anda mencapai tujuan Anda.          Jika tidak, pertimbangkan untuk menguji berbagai jenis postingan, mungkin iklan yang jelas untuk Arkells tidak semenarik video musisi yang memukul sesama anggota orkestra dengan stik drumnya (TikTok itu memiliki kurang dari 600 dan lebih dari 1,4 juta tampilan, masing-masing).

10. Maksimalkan TikTok Ads

Fitur tambahan yang tidak boleh dilewatkan adalah TikTok Ads. Dimana fitur ini memfasilitasi bisnis untuk menjangkau target audiens lebih banyak melalui iklan berbayar.

TikTok Ads memiliki prinsip kerja serupa dengan Facebook Ads dan Instagram Ads. Iklan cuma ditampilkan ke audiens dengan minat sesuai bisnis Anda. Maka Anda juga perlu perlu memilih penargetan minat dan penargetan perilaku.

Baca juga DISTRIBUTORSHIP MANAGEMENT

Cara untuk menggunakan TikTok Ads adalah

  • Tentukan tujuan Anda
  • Pilih target audiens Anda
  • Atur budget yang akan Anda keluarkan
  • Buatlah konten iklan Anda

4 TIPS PEMASARAN INKLUSIF UNTUK PEMASAR MODERN

Merek yang berhasil harus mampu memenangkan hati dan pikiran konsumen. Pada akhirnya, ini mengarah pada pertumbuhan merek, karena memperluas representasi di semua bidang perjalanan pemasaran — mulai dari penelitian hingga pengalaman pelanggan melalui keputusan pembelian. Berikut ini beberapa cara melakukannya.

1. Fokus Pada Pesan

Konsumen, terutama generasi muda, ingin dapat segera mengidentifikasi komitmen Anda terhadap inklusivitas. Faktanya, konsumen termuda inilah yang paling memperhatikan pemasaran inklusif saat membuat keputusan pembelian. Itulah mengapa pesan Anda harus dibuat dengan cermat agar beresonansi dengan audiens ini dan orang lain.

Saat mempertimbangkan cara Anda berkomunikasi, pastikan untuk melihat:

  • Branding – Bagaimana Anda merepresentasikan merek Anda di seluruh properti
  • Pemasaran – Bagaimana Anda memasarkan merek Anda di seluruh saluran
  • Pengemasan – Bagaimana merek Anda terlihat dan terasa
  • Secara langsung – Bagaimana konsumen merasakan merek Anda

2. Perhatikan Visual

Visual pemasaran inklusif dapat menjadi bagian dari semua saluran pemasaran Anda, termasuk situs web, email, media sosial, iklan berbayar, dan sebagainya. Faktanya, karena kami tahu konsistensi adalah kunci keaslian di sini, kami dapat melanjutkan dan mengatakan bahwa sangat disarankan untuk membawa visual baru Anda ke setiap area.

Baca juga Artikel terkait:

TIPS MEMBUAT KONTEN DIGITAL MARKETING YANG EFEKTIF

3. Prioritaskan Pemasaran yang Dapat Diakses

Saat merek bergerak lebih dekat ke inklusivitas penuh, semakin penting untuk berkomitmen pada sumber daya untuk pemasaran yang dapat diakses. Jika Anda mendengar istilah ini untuk pertama kalinya, Anda dapat menganggapnya sebagai penggunaan praktik desain inklusif yang memungkinkan pengguna dari semua kemampuan untuk sepenuhnya merasakan merek, menerima dan memahami komunikasi, dan memanfaatkan peluang untuk terlibat dengan dan menjadi penggemar merek, layanan, atau produk.

Apa artinya semua itu, tepatnya? Ini berarti merek harus mempertimbangkan alat apa yang dapat dimanfaatkan untuk membuat pemasaran dapat diakses oleh semua orang. Situs web harus menyertakan teks alternatif dan kompatibilitas pembaca layar sehingga siapa pun dapat melihat, mendengar, dan mengalami apa yang ada di situs. Desain harus mencakup tidak hanya warna, tetapi juga label, sehingga pengguna yang buta warna dapat memahami informasi tersebut.

4. Diversifikasi Bukti Sosial Anda

Mungkin Anda sudah berjalan dengan bukti sosial, termasuk testimonial, ulasan, dan studi kasus di situs web Anda. Anda dapat melangkah lebih jauh dan membuatnya lebih inklusif dengan menukarnya dengan bukti sosial dari basis pelanggan yang lebih beragam. Melakukan hal ini akan menunjukkan kepada audiens Anda bahwa Anda dapat memenuhi kebutuhan unik mereka – dan telah melakukannya – sehingga meningkatkan kepercayaan dan kepercayaan pada merek Anda.

Kesimpulan

Pemasaran yang melayani audiens yang beragam hanya dapat menguntungkan merek di masa depan. Saat mendekati strategi ini, pastikan untuk mengikuti tip pemasaran inklusif ini. Memperhatikan pesan, visual, aksesibilitas, dan bukti sosial akan menunjukkan kepada konsumen bahwa Anda benar-benar berkomitmen pada kebutuhan terdalam mereka.

PENTINGNYA ULASAN DAN TESTIMONIAL UNTUK PEMASAR B2B


Ulasan dan testimoni… ketika membeli produk atau layanan, kita semua suka memeriksanya, tetapi kita sering lupa menggunakannya untuk bisnis kita sendiri.

Hal ini sangat disayangkan untuk bisnis B2B, karena pelanggan B2B bahkan lebih cenderung untuk memeriksa ulasan daripada pelanggan B2C.

Dan bagian terburuk dari semuanya? Sebagian besar pelanggan Anda saat ini mungkin dengan senang hati memberikan ulasan atau testimonial yang bagus untuk Anda.

Apakah Ulasan Pelanggan B2B Penting?

Pikirkan kembali saat terakhir Anda ingin menandatangani produk atau menyewa kontraktor untuk melakukan layanan untuk bisnis Anda.

Kemungkinannya adalah, Anda mungkin memeriksa kontraktor yang bagus, mencari peringkat online atau membaca beberapa artikel ulasan. Mungkin Anda bahkan menelepon seorang teman untuk melihat apakah mereka punya rekomendasi.

Sebagian besar pembelian B2B adalah masalah besar. Bahkan jika pembuat keputusan utama Anda tidak harus mendapatkan persetujuan dari eksekutif atau dewan direksi untuk membeli apa yang Anda jual, mereka tetap akan melakukan riset. Ada banyak uang (dan seringkali waktu) yang dipertaruhkan, sehingga pelanggan Anda ingin merasa yakin bahwa mereka membuat keputusan yang tepat.

Tidak ada yang ingin menjadi pria atau wanita yang menghabiskan ratusan atau ribuan dolar untuk produk atau layanan yang jelek.

Jadi, jika ada, ulasan dan testimonial bahkan lebih penting untuk bisnis B2B daripada untuk bisnis B2C. Dan mereka juga cukup penting untuk bisnis B2C.

Anda ingin calon pelanggan Anda merasa senang membeli dari bisnis Anda. Namun, untuk melakukan itu, Anda memerlukan ulasan dan testimoni yang bagus.

Apakah Ulasan Pelanggan Berdampak pada Penjualan B2B?

Ulasan dan testimonial tidak hanya membantu prospek merasa nyaman membeli dari Anda, tetapi juga sering memainkan peran kunci dalam meyakinkan calon pelanggan untuk mempertimbangkan bisnis Anda sejak awal.

Akibatnya, ulasan dan testimoni online Anda adalah bagian penting dari keseluruhan saluran pemasaran dan penjualan Anda. Jika Anda tidak secara aktif mengolah dan menggunakan ulasan positif, itu dapat memengaruhi setiap aspek corong Anda.

Misalnya, jika Anda menampilkan testimonial di bilah sisi di blog Anda, konten gratis Anda mungkin lebih efektif dalam membangun kepercayaan. Ulasan pada halaman arahan untuk konten yang dilindungi dapat meningkatkan kemungkinan seseorang akan mengisi formulir Anda. Menyertakan studi kasus dalam email menunjukkan nilai bisnis Anda…dan seterusnya.

Dalam pengalaman kami, ulasan online, peringkat, studi kasus, dan testimonial memiliki dampak positif yang kuat pada aliran pendapatan klien B2B kami. Semakin banyak ulasan positif yang dimiliki bisnis mereka, semakin mudah (dan lebih terjangkau) untuk mendapatkan klien baru.

Berikut adalah beberapa alasannya:

  • Peningkatan volume prospek. Orang hanya lebih memperhatikan bisnis dengan banyak ulasan positif. Ini adalah sinyal sosial yang mengatakan, “bisnis ini dapat dipercaya, jadi Anda harus mencobanya”. Seringkali, ini menghasilkan lebih banyak prospek dari sumber yang lebih murah. Bahkan dari perspektif periklanan berbayar, ulasan yang baik meningkatkan kepercayaan pelanggan dan memperpendek siklus penelitian dan penjualan. Ini meningkatkan rasio klik-tayang dan menurunkan biaya konversi.
  • Tingkat konversi yang ditingkatkan. Semakin baik ulasan Anda, semakin besar kemungkinan orang memberi peluang pada bisnis Anda. Mereka dengan senang hati mendaftar untuk uji coba gratis atau penawaran lainnya…dan kemungkinan besar akan berkonversi setelahnya.
  • Penurunan dampak ulasan negatif. Sekuat apa pun ulasan yang baik, ulasan yang buruk dapat memiliki dampak yang lebih besar pada bisnis Anda. Dan, tidak peduli seberapa baik Anda dalam apa yang Anda lakukan, pada akhirnya Anda akan membuat seseorang marah dan berakhir dengan ulasan yang buruk. Namun, jika Anda memiliki banyak ulasan positif, Anda dapat mengimbangi dampak ulasan buruk Anda dan melindungi bisnis dan saluran pemasaran Anda.

Secara keseluruhan, serangkaian ulasan yang kuat adalah salah satu cara terbaik untuk membuat orang tertarik dengan bisnis Anda. Itu membuat pemasaran dan penjualan lebih murah, lebih mudah dan lebih efektif. Apa yang tidak untuk dicintai?

Memilih Situs Ulasan Target Anda

Ketika kebanyakan orang berpikir untuk membangun portofolio ulasan online, mereka langsung memikirkan situs seperti marketplace. Jika Anda menjalankan bisnis B2C, ini adalah opsi yang bagus.

Bisnis B2B, bagaimanapun, perlu melakukan pendekatan secara berbeda.

Ketika berbicara tentang ulasan B2B, triknya adalah mencari tahu sumber mana pelanggan Anda meminta saran. Beberapa tempat, seperti Ulasan Google atau Ulasan Facebook, adalah tujuan untuk hampir setiap industri.

Namun, di setiap industri, ada berbagai sumber daya lain yang mungkin juga diperiksa oleh pelanggan Anda. Berikut adalah beberapa kemungkinan:

  • Situs atau direktori tinjauan perangkat lunak
  • Situs web khusus industri
  • Sumber daya profesional (blog, forum, dll)
  • Situs ulasan vendor

Selain jenis situs ini, Anda mungkin juga ingin berinvestasi dalam direktori online berbayar. Situs-situs ini merekomendasikan bisnis yang berbeda sebagai penyedia potensial bagi pengunjung situs.

Sebagian besar situs ini akan memungkinkan Anda membayar agar bisnis Anda muncul di bagian atas daftar mereka. Itu bagus, tetapi jika Anda tidak memiliki ulasan yang bagus untuk mendukung posisi Anda di situs, itu akan terasa sedikit aneh bagi calon pelanggan Anda.

Untuk alasan ini, jika Anda mempertimbangkan untuk berinvestasi di semacam direktori bayar per klik atau bayar per prospek, ada baiknya mencoba dan membangun portofolio ulasan yang solid di situs (jika memungkinkan).

Secara umum, cukup mudah untuk menyusun daftar tempat di mana ulasan akan berharga. Pikirkan saja dari sudut pandang pelanggan Anda dan mulailah mencari secara online. Anda mungkin terkejut dengan apa yang muncul.

Mendapatkan Ulasan Pelanggan yang Luar Biasa

Jadi, apa cara terbaik untuk membangun portofolio ulasan yang kuat di seluruh situs teratas Anda? Tanyakan saja!

Sekitar 70% pelanggan bersedia memberikan ulasan…jika Anda memintanya.

Jika demikian, mengapa begitu banyak bisnis B2B memiliki sedikit ulasan? Nah, jika Anda tidak meminta ulasan, mayoritas orang tidak akan repot-repot pergi. Satu-satunya orang yang mau adalah orang-orang yang tidak bahagia dan cukup termotivasi untuk memberi tahu dunia.

Inilah mengapa sangat penting untuk menjadikan permintaan peninjauan sebagai bagian dari proses internal Anda.

Anda tidak sabar menunggu pelanggan Anda cukup bersemangat tentang bisnis Anda untuk memberikan ulasan. Beberapa akan, tetapi sebagian besar tidak. Jika Anda ingin ulasan, Anda harus menempatkan diri di luar sana dan memintanya.

Berikut adalah beberapa cara mudah untuk mendekati ini:

  • Pelanggan baru. Setelah pelanggan Anda memiliki kesempatan untuk mencoba produk Anda, menyiapkan perangkat lunak Anda atau bekerja dengan tim Anda, kirimkan email kepada mereka untuk meminta umpan balik. Jika mereka tampak senang, kirimkan tautan ulasan dan tanyakan apakah mereka bersedia mengulas bisnis Anda.
  • Pelanggan yang ada. Tambahkan tautan permintaan ulasan di bagian bawah email buletin Anda. Jika mau, Anda dapat menggabungkan ini dengan semacam gambar untuk lebih mendorong orang agar merespons.
  • Dukungan pelanggan. Kapan pun dukungan pelanggan Anda merasa mereka melakukan pekerjaan dengan baik, mintalah mereka untuk meminta ulasan. Atau bahkan lebih baik, kirimi mereka email otomatis yang meminta yang mengarahkan mereka ke situs ulasan tertentu dan meminta ulasan.

Pada dasarnya, kapan pun pelanggan Anda memiliki interaksi positif dengan bisnis Anda, itu adalah kesempatan bagus untuk meminta ulasan. Karena Anda tidak terlalu memaksakan diri dan melacak bisnis mana yang telah meninggalkan ulasan, sebagian besar pelanggan Anda biasanya akan merespons secara positif.

Jika tidak, itu pertanda baik bahwa ada sesuatu yang salah… yang merupakan peluang bagus untuk masuk dan memperbaiki keadaan sebelum Anda kehilangan pelanggan.

Kesimpulan

Untuk bisnis B2B, ulasan adalah cara yang sangat ampuh—namun sangat jarang digunakan—untuk mendapatkan hasil yang lebih baik dari pemasaran dan penjualan. Saatnya untuk memperbaikinya. Pelanggan Anda menyukai bisnis Anda dan mereka dengan senang hati memberi tahu dunia. Yang harus Anda lakukan adalah bertanya.

Setelah Anda melakukannya, Anda akan memiliki semua jenis bukti sosial yang bagus untuk digunakan di corong Anda. Manfaatkan ulasan Anda. Bagikan mereka dengan dunia. Biarkan pelanggan Anda melakukan penjualan untuk Anda.