Tag Archives: jasa penulis content marketing

BEBERAPA KESALAHAN DALAM PEMBUATAN CONTENT MARKETING YANG BERKUALITAS

Bisa dikatakan content marketing adalah strategi yang paling terbaik untuk saat ini bagi kebanyakan bisnis ini dan terutamanya adalah bisnis yang sudah mulai merambah basis internet. Semua perusahaan yang berlomba-lomba untuk menciptakan banyak content yang lebih menarik agar bisa bersaing di pasar. Tentunya akan ada banyak sekali kesalahan-kesalahan yang sama sekali tidak disadari oleh oleh seorang content marketer perusahaan dalam membuat sebuah content marketing.

Berikut ini merupakan beberapa kesalahan yang bisa terjadi dalam membuat sebuah content marketing:

Pandangan Dari Content Marketer.

Perspektif dari content marketer terhadap penggunaan content marketing merupakan dasar awal dari terciptanya suatu content marketing, jika seorang content marketer menganggap tidak ada ROI yang harus dihitung pada pembuatan sebuah content marketing, maka content yang nantinya akan dihasilkanpun tidak begitu optimal bagi branding maupun terhadap penjualan perusahaan. Content marketer juga harus menghindari sikap terlalu birokratis karena akan sangat berdampak kepada ketidakdinamisan dalam pembuatan sebuah content atau dengan kata lain content akan menjadi terlalu kaku karena berpandangan bahwa segalanya yang berada dalam konten harus benar-benar sesuai dengan birokrasi.

Seorang content marketer juga seharusnya tidak boleh terjebak terhadap sebuah pola pikir dari kampanye karena akan menjadikan sebuah kreatifitas dari content menjadi sangat terbatas dan sama sekali tidak menarik, content yang tidak selalu berunsur kampanye. Memimpikan sebuah content yang terlalu sempurna juga merupakan suatu sikap yang harus bisa dihindari bagi seorang content marketer, alih-alih akan bisa mendapatkan content yang lebih sempurna, namun justru malah membuang waktu dalam membuat content dengan sia-sia. Lebih baik jika kita lebih fokus terhadap tahap evaluasi setelah content sudah tercipta

Melewatkan Tahap Perencanaan Content.

Ini merupakan tahap yang paling krusial dan juga yang paling menentukan dalam pembuatan content marketing adalah tahapan perencanaan. Jika tahapan ini sudah terlewatkan, maka content marketing yang akan dihasilkanpun menjadi tidak sesuai dengan tujuan dan kebutuhan perusahaan. Yang seringkali harus kita jumpai pada masa sekarang ini adalah terlalu banyaknya content yang hanya mengincar viralitas saja, tanpa sedikitpun menyajikan semua ide-ide dengan sekaligus, yang lebih terfokus terhadap kuantitas content dan yang tidak menerapkan SEO dalam membuat sebuah content. Hal seperti itu tentunya masih dapat dihindari jika kita mampu dalam mematangkan tahap perencanaan sebelum akan membuat sebuah content.

Penulisan Content

Menulis content tentang segala hal pada saat membuat content bisa menjadikan content akan semakin kehilangan fokus dari tujuan awalnya. Kesalahan dalam hal penulisan yang biasanya seringkali kita jumpai adalah tanpa sadar sudah sangat menyimpang dari penulisan tujuan dan kebutuhan perusahaan. Perhatikan juga penggunaan tata bahasanya, seringkali kita jumpai bahwa content yang lebih menarik memiliki banyak sekali kesalahan-kesalahan kecil pada penggunaan tata bahasa dan tanda bacanya. Dan jangan hanya sekedar menulis untuk para audience umum saja, namun menulislah untuk para audiens yang terkerucut. Menulis berbagai macam topic juga sebenarnya memiliki sisi yang lebih positif, yaitu berupa keragaman content, namun jika kita terlalu sering menulis berbagai macam jenis topik, maka masalah yang nantinya akan terjadi adalah beban dalam membuat tulisan dengan banyak topik namun harus tetap berkualitas, dan juga tentunya branding dari perusahaanpun akan menjadi tidak terfokus. Stop menulis paragrap yang terlalu panjang, karena biasanya para audiens akan merasa sangat bosan dalam membaca semua content yang sudah kita terbitkan tersebut.

Isi Content.

Tentunya isi dari content juga sangat menentukan apakah content yang akan didistribusikan tersebut memiliki dampak yang benar-benar sesuai dengan target perusahaan. Kesalahan yang paling sering dilakukan oleh seorang content marketer adalah menganggap bahwa content lama yang sudah mereka buat adalah berupa sampah yang tidak bisa digunakan lagi, padahal content yang lama tersebut masih bisa kita perbarui lagi dengan sedikit melakukan penyesuaian, atau bahkan tanpa melakukan editing sekalipun content lama tersebut masih bisa diterbitkan kembali dengan catatan bahwa harus sesuai dengan bagaimana kondisi lingkungan eksternal dan sesuai dengan kebutuhan perusahaan.

Visualisasikan content juga seringkali mudah tercampur dengan subyektifitas dari pembuatan content, si pembuat content merasa bahwa visualisasi dari content yang dibuat sudah cukup menarik tanpa sedikitpun memperhatikan selera dan perkembangan dari pasar, maka sangat penting artinya bagi content marketer untuk membuka diri dan agar selalu mengikuti perkembangan pasar. Terlalu banyak menerbitkan content promosi juga merupakan suatu kesalahan paling fatal dalam membuat sebuah content, karena akan menjadikan daya tarik dari content tersebut juga semakin berkurang dan para audiens akan menjadi sangat bosan. Tidak memberikan sesuatu yang baru dalam content juga merupakan kesalahan yang sangat sulit untuk bisa dihindari oleh seorang content marketer, sebisa mungkin pada setiap content yang nantinya akan kita buat harus memiliki suatu hal yang baru sebagai daya kejut tersendiri bagi para audiens yang ingin melihat content Anda.

Para Audience.

Lupa memikirkan dan menganalisis bagaimana perilaku para audiens secara menyeluruh akan sangat berdampak negatif terhadap proses optimalisasi dari content tersebut, jangan sampai Anda malah membuat content hanya dengan lebih menitikberatkan kepada hanya satu audiens saja karena akan menjadikan content semakin tidak efisien.

Data-Data yang Masih Dimiliki.

Jangan pernah meremehkan sebuah data,dengan data tersebut maka kita akan sangat terbantu dalam hal ketepatan untuk membuat sebuah keputusan. Data juga akan menghindarkan kita dari membuat keputusan hanya berdasarkan sebuah asumsi pribadi saja. Kegagalan dalam hal menganalisis data-data yang sudah diperoleh merupakan sebuah kesalahan yang paling sering dilakukan oleh content marketer pada saat ini, tentunya membuat content yang sudah dibuat untuk menjadi tidak relevan terhadap suatu kenyataan pasar.

Proses Distribusi Content.

Mendistribusikan sebuah content juga sebenarnya tidak boleh dilakukan secara sembarangan. Seringkali kita malah menemukan kasus dari kualitas content yang baik, namun tidak diikuti dengan cara pendistribusian content yang baik. Kesalahan-kesalahan dalam proses distribusi content paling umum yang seringkali dilakukan adalah berupa ketidaktepantan dalam memilih platform untuk mendistribusikan content, seperti contoh sebuah content yang lebih menonjolkan sisi visual dari content tersebut akan sangat tidak cocok jika didistribusikan melalui sebuah platform social media seperti twitter. Selanjutnya adalah kesalahan dalam hal waktu pendistribusiannya, banyak sekali content marketer yang menganggap terlalu remeh waktu pendistribusian dari sebuah content, biasanya di Indonesia waktu yang paling tepat untuk mendistribusikan sebuah content adalah pada waktu di jam jam istirahat para pekerja dan jam bersantai, yaitu antara jam sekitar jam 12 siang dan jam 7 malam. Dan yang terakhir adalah berupa kesalahan dalam hal mendistribusikan content adalah karena terlalu percaya diri dalam mendistribusikan sebuah content yang hanya pada satu medium saja.

Proses Evaluasi Content.

Beberapa perusahaan telah banyak melakukan kegiatan rutin berupa evaluasi content yang sudah dibuatnya pada periode sebelumnya, namun apakah sudah benar-benar efektif evaluasi yang dilakukannya? Dan beberapa perusahaan juga tidak menentukan adanya jadwal kegiatan dari proses evaluasi dan menganggap remeh sebuah evaluasi. Hal-hal semacam itu seharusnya dapat kita hindari untuk terus maju dan lebih terpacu dalam memperbaiki content yang kita miliki di masa yang akan datang.

Jika kesalahan-kesalahan diatas merupakan hal yang biasa Anda lakukan dalam membuat sebuah content dan Anda merasa content yang sudah Anda buat optimal, maka ketahuilah bahwa kesalahan-kesalahan diatas tidak akan Anda lakukan tentunya content yang Anda buat akan semakin lebih bagus lagi sesuai dengan apa yang diharapkan oleh perusahaan. Teruslah memperbaiki content marketing Anda agar menjadi semakin lebih baik dan bisa diterima oleh banyak orang.

Semoga artikel di atas bermanfaat, apabila bapak ibu membutuhkan konten untuk website dalam bentuk artikel, silahkan hubungi kami di 081-252982900 (Wa) kami siap membantu.

MACAM-MACAM JENIS DARI CONTENT MAREKTING YANG WAJIB DIKUASAI OLEH SEORANG CONTENT MARKETER YANG PROFESIONAL

Sebagai seorang content marketer yang professional tentunya Anda harus mengetahui dan menguasai terlebih dahulu tentang beberapa dasar-dasar dari berbagai macam jenis content marketing yang sedang popular saat ini atau yang paling banyak memberikan efek positif terhadap tercapainya berbagai tujuan-tujuan milik perusahaan. Maka praktisi content marketing kali ini akan memberikan sedikit penjelasan yang terkait dengan berbagai macam jenis-jenis dari content marketing yang wajib dikuasai oleh seorang content marketer professional.

  1. Kemampuan Artikel.

Kualitas dari sebuah situs web bukan hanya sekedar dilihat dari barang-barang yang dijualnya saja atau yang sudah diproduksi oleh perusahaan. Namun setidaknya isi dari web itu sendiripun juga ikut mempengaruhi kualitas dari web tersebut. Pengisian dari artikel-artikel yang bermanfaat dan berkualitas akan mampu mendongkrak suatu web untuk menjadi yang tertinggi pada mesin pencarian dan lebih banyak dikunjungi oleh para audiens. Sedangkan dalam artian yang lebih luas lagi dari artikel yang bermanfaat dan berkualitas adalah artikel yang lebih relevan terhadap adanya visi dan misi dari perusahaan, memiliki manfaat dan daya tarik tertentu bagi para pembacanya dan juga bagi perusahaan.

  1. Kemampuan Infografik (Informasi dan Hiburan).

Kebanyakan dari para pengguna internet yang sedang berselancar didunia maya bertujuan untuk mencari suatu informasi dan/atau sekedar mencari sebuah hiburan. Maka dari sinilah infografik lebih banyak menawarkan gabungan dari sisi informasi dan hiburan. Sebuah informasi yang harus dikemas dengan menarik dan berbentuk grafik serta tentu saja harus mudah dipahami dalam menjadikan para pembacanya merasa lebih nyaman dengan adanya infografik tersebut.

  1. Membuat Meme Berkualitas.

Jenis content marketing yang satu ini bisa dibilang saat ini sudah mulai popular di kalangan para anak-anak muda, karena juga mengandung unsur lucu, menghibur dan sarat akan pesan-pesan moralnya. Jenis content meme sebenarnya juga sangat cepat untuk menjadi viral. Jika sebuah informasi sudah dimuat dalam sebuah content meme yang cukup unik dan menarik, maka sebagian besar dari para pengguna internet pasti akan lebih cepat untuk memperhatikan dan langsung membagikannya ke social media mereka masing-masing. Meme juga lebih dikenal sebagai jenis content marketing yang dengan cepat ter up to date dalam isu-isu yang sedang populer saat ini.

  1. Animasi Explainer.

Biasanya jenis content seperti ini lebih banyak digunakan untuk jenis-jenis introduksi dari sebuah brand baru atau dari produk baru. Animasi explainer juga lebih banyak dikenal sebagai media terbaik untuk membantu dalam menjelaskan sesuatu hal yang lebih rumit dan kurang menarik dalam waktu yang relative lebih singkat. Dengan cara menggunakan animasi explainer untuk proses introduksi brand Anda, maka akan menjadi semakin menambah nilai profesionalitas dan eksklusifitas dari brand Anda.

  1. Video Webseries.

Kita sebenarnya juga cukup layak untuk menekuni pembuatan content yang berjenis webseries, ciptakan chanel web series Anda sendiri dengan muatan yang lebih menarik akan semakin membantu brand Anda dalam meningkatkan brand awareness dan mendapatkan banyak sekali follower brand yang tentunya semakin diharapkan dikemudian hari oleh para follower follower tersebut yang tentunya sangat berpotensi besar untuk menjadi pembeli Anda.

  1. Menulis E-Book.

Untuk menumbuhkan rasa kepercayaan yang lebih tinggi dari konsumen bahwa sebenarnya brand Anda memang yang paling terbaik pada setiap masing-masing bidangnya, pembuatan e-book merupakan salah satu dari jenis content yang dalam hal ini sangat cocok untuk digunakan. Misalnya sebuah perusahaan otomotif yang mampu menerbitkan buku-buku tentang otomotif yang berisikan tips-tips, solusi dan lain sebagainya yang berhubungan langsung dengan dunia otomotif dan pastinya akan mendapat penilaian yang lebih dimata para konsumen, karena sudah menerbitkan e-book yang cukup bermanfaat dan benar-benar relevan terhadap bisnisnya.

  1. E-Magazine.

Kebanyakan dari berbagai brand menggunakan e-magazine yang bertujuan untuk mengumpulkan dan membentuk satu komunitas khusus yang senang dengan bidang yang sama, e-magazine seolah sudah menjadi dasar buku panduan bagi banyak orang dalam melakukan sesuatu, atau lebih singkatnya lagi adalah e-magazine yang memiliki power yang lebih tinggi untuk mengarahkan para pembacanya sesuai dengan yang diinginkan oleh perusahaan. Misalnya brand produk dari oli yang ingin lebih meningkatkan penjualan dari produk oli terbarunya, maka diapun akan membuat e-magazine yang berisikan tentang berbagai ulasan-ulasan tentang oli barunya dan menyebarkan sebuah e-magazine tersebut kepada para followernya.

  1. Product Review.

Hampir sama seperti artikel, namun untuk product review lebih memfokuskan tulisannya terhadap berbagai ulasan-ulasan dari produk-produk Anda dan yang menulisnya adalah dari para konsumen yang telah menggunakan produk-produk Anda atau bisa juga dari ambassador brand Anda. Tujuan dalam menulis product review adalah sebagai sebuah referensi dan rekomendasi bagi sebagian orang yang masih belum menggunakan produk Anda.

  1. Panduan Komperehensif.

Isi dari panduan komperhensif harus benar-benar relevan dengan bisnis yang sudah Anda jalankan saat ini, misalnya berupa panduan tentang social media marketing yang sudah diterbitkan oleh salah satu perusahaan dari konsultan binsis. Panduan akan mendapatkan impact yang lebih besar jika relevan dengan berbagai kebutuhan perusahaan yang sebenarnya dan dari visi yang berkualitas.

  1. Slide Share.

Slide share hadir bagi Anda yang ingin membagikan sebuah presentasi singkat dan cukup menarik bagi para follower Anda. Slide share harus bersifat lebih informatif dan menarik agar para audiens bisa benar-benar terpaku pada apa yang ingin Anda sampaikan.

  1. Podcast.

Pada masa seperti sekarang, podcast sudah mulai banyak yang dipertimbangkan oleh perusahaan untuk membuat content marketing, karena pembuatan dari podcast sendiri terbilang memang sangat mudah dan murah, namun ternyata memberikan impact yang sangat besar bagi perusahaan. Beberapa ahli juga sudah memprediksikan bahwa perkembangan dari podcast akan sangat lancar di Indonesia dan di masa yang akan datang.

  1. Quiz.

Quiz juga terbilang sebagai jenis content marketing yang gampang-gampang susah untuk dilakukan, buatlah sebuah quiz yang lebih bersifat edukatif dan cukup relevan dengan perusahaan, tawarkan berbagai macam hadiah yang lebih menarik terhadap para pemenang quiz. Quiz juga memiliki nilai yang lebih yang juga tidak dimiliki oleh content lain, yaitu berupa kesenangan dan antusiasme dari para follower dalam mengikuti quiz.

  1. Games.

Hampir sama seperti sebuah quiz, games juga memiliki nilai yang lebih, yaitu berupa antusiasme dan kesenangan yang bisa dirasakan oleh para followers, namun bedanya adalah games lebih banyak ditujukan untuk para follower yang berusia remaja kebawah.

  1. Testimoni Client.

Testimony client merupakan jenis content terbaik dalam mempengaruhi para follower lain dan bisa mendapatkan pengakuan dari masyarakat umum. Lalu sebenarnya apa yang telah dirasakan dan diungkapkan oleh para customer terhadap suatu produk Anda adalah berupa poin terbesar yang harus Anda publikasikan untuk meningkatkan keputusan pembelian masyarakat terhadap brand Anda.

  1. User Generated Content.

Merupakan sebuah content yang telah dibuat oleh para pelanggan Anda, hampir sama halnya seperti sebuah testimony namun untuk jenis content seperti ini tidak banyak menunjukkan adanya sebuah kekurangan dan kelebihan dari produk Anda secara lebih detail, hanya menunjukkan hasil dari penggunaan produk Anda saja. Misalnya perusahaan kamera gopro yang seringkali melakukan repost terhadap para customernya yang berfoto dengan produk gopro yang menjadikan mereka bisa mendapatkan perhatian yang lebih dari para audiens dan semakin meningkatkan keputusan pembelian.

Setelah kita sudah membaca dari beberapa jenis content marketing diatas, maka manakah diantara beberapa content tersebut yang menurut Anda paling sulit? Dan manakah diantara beberapa content tersebut yang paling Anda kuasai? Berlatihlah tanpa henti untuk menciptakan content marketing yang semakin baik dan banyak bermanfaat dalam mencapai tujuan-tujuan perusahaan. Anda membutuhkan konten marketing dalam bentuk artikel, silahkan hubungi groedu@gmail.com . Thanks.