Strategi TikTok agar Bisnis Meledak Tanpa Modal Iklan Besar
Di era digital seperti sekarang, siapa sangka platform hiburan seperti TikTok bisa jadi mesin penjualan yang luar biasa bagi pemilik bisnis mikro? Cerita sukses dari Lauren Nelda Pascal, pemilik Lolo’s Bonnets, menjadi bukti nyata bahwa kreativitas, konsistensi, dan keaslian bisa menggantikan modal besar dalam membangun brand.
Tanpa budget iklan yang fantastis, Pascal berhasil meningkatkan penjualan bisnisnya hingga lebih dari 1650% dalam waktu satu tahun berkat strategi pemasaran organik di TikTok. Artikel ini akan membedah strategi yang digunakan Pascal, dan bagaimana pelaku UMKM di Indonesia bisa menerapkannya agar tetap relevan dan berkembang di tengah persaingan digital yang semakin padat.
Banyak pelaku bisnis terjebak dalam mindset viral instant, padahal keberhasilan Pascal dibangun lewat konsistensi. Ia tidak sekadar mengandalkan satu video viral, melainkan secara rutin membuat konten yang relevan, menghibur, dan edukatif.
Dalam konteks Indonesia, pelaku UMKM bisa menyesuaikan jadwal posting dengan aktivitas harian mereka. Tidak perlu upload 3 kali sehari jika memang tidak memungkinkan, namun pastikan setiap konten punya nilai — apakah itu hiburan, informasi, atau solusi dari masalah konsumen.
Semakin sering Anda muncul di feed audiens dengan konten berkualitas, semakin besar peluang mereka mengenali, menyukai, dan akhirnya membeli produk Anda.
Baca juga Artikel lainnya: Cara Bangun Kedekatan Emosional dengan Pelanggan Online
Setiap platform punya karakteristik dan algoritmanya masing-masing. Apa yang viral di TikTok, belum tentu efektif di Instagram. Pascal menyadari hal ini dan menyusun strategi berbeda untuk tiap platform. Ia tidak hanya memposting video produk, tapi juga membuat konten edukasi tentang manfaat satin bonnet bagi pertumbuhan rambut, serta cerita pribadi yang relatable.
Bagi pelaku bisnis lokal, penting untuk:
Misalnya, jika Anda menjual produk herbal, jangan hanya posting manfaat bahan — ceritakan juga bagaimana resep itu diwariskan dari keluarga, atau bagaimana pelanggan merasa lebih sehat setelah konsumsi rutin.
TikTok tidak menyukai kesan “terlalu jualan”. Justru konten yang jujur dan personal lebih mudah mendapatkan perhatian dan interaksi. Pascal membagikan perjuangannya sebagai perempuan kulit hitam dalam merawat rambut, dan bagaimana ia membangun komunitas yang saling mendukung.
Untuk pasar Indonesia, pendekatan ini bisa sangat efektif. Ceritakan bagaimana Anda memulai bisnis, tantangan apa yang dihadapi, hingga doa dan harapan untuk pelanggan. Audiens lokal sangat menghargai kisah nyata dan kejujuran.
Misalnya, daripada hanya memamerkan produk makanan, coba tampilkan kisah perjuangan seorang ibu rumah tangga yang membangun usaha dari dapur rumah. Cerita seperti ini lebih mengena dan memperkuat kepercayaan.
Salah satu kekuatan TikTok adalah kecepatan tren yang berputar. Pascal menyadari bahwa menggunakan trending audio bisa meningkatkan jangkauan konten secara instan. Namun ia tetap menjaga agar tren yang diikuti masih relevan dengan nilai dan pesan brand-nya.
Hal ini juga berlaku bagi pelaku UMKM di Indonesia. Saat ada tren audio atau gaya konten yang viral, gunakan dengan bijak. Jangan asal ikut tren hanya demi view jika tidak sesuai dengan karakter bisnis Anda.
Misalnya, jika Anda menjual produk edukasi anak-anak, hindari menggunakan suara atau tren yang terlalu dewasa. Pilih konten yang tetap ramah anak namun tetap mengikuti algoritma agar tetap muncul di halaman eksplorasi.
Meski masa depan TikTok global kadang diselimuti isu privasi dan regulasi, namun saat ini platform ini tetap menjadi salah satu alat pemasaran paling murah dan efektif, terutama untuk pelaku UMKM yang belum punya modal besar.
Sebagai catatan tambahan, jika sewaktu-waktu TikTok tidak lagi bisa digunakan, strategi seperti konten jujur, storytelling yang kuat, dan adaptasi cepat bisa diterapkan di platform lain seperti Instagram Reels, YouTube Shorts, bahkan Facebook.
Baca juga Artikel lainnya: 4 Prinsip Dasar Marketing yang Wajib Dipahami Pebisnis
TikTok bukan sekadar platform joget-joget. Ia telah menjadi panggung besar bagi pelaku UMKM untuk bersuara dan menjangkau pasar yang lebih luas tanpa harus menguras tabungan untuk iklan. Dengan empat prinsip dari Lauren Pascal — konsistensi, keberagaman konten, keaslian, dan kepekaan terhadap tren — siapa pun bisa membangun brand yang kuat dan dipercaya.
Bagi Anda pelaku UMKM yang ingin belajar lebih dalam cara mengoptimalkan TikTok untuk penjualan, membangun konten yang sesuai algoritma, atau butuh strategi media sosial yang terarah, kami siap membantu.
Konsultasikan kebutuhan pemasaran digital bisnis Anda melalui WhatsApp 085777743201
Kami bantu Anda jadi brand yang bukan hanya dikenal, tapi juga dicintai audiens.
Cara Dapat Uang di TikTok dengan atau Tanpa Banyak Followers
Di era digital saat ini, TikTok tidak hanya menjadi platform hiburan, tetapi juga ladang cuan yang menjanjikan. Baik kamu sudah punya ribuan followers atau baru mulai dari nol, ada banyak cara untuk menghasilkan uang dari TikTok. Kuncinya terletak pada kreativitas, konsistensi, dan memanfaatkan fitur-fitur yang tersedia secara maksimal.
Artikel ini akan membahas berbagai cara dapat uang di TikTok, baik untuk yang sudah punya audiens besar maupun yang belum punya banyak pengikut. Semua strategi yang dibahas bisa diterapkan di Indonesia dan sudah terbukti digunakan oleh kreator lokal maupun internasional.
Bagi kamu yang sudah memiliki komunitas pengikut yang aktif, kini saatnya mengoptimalkan potensi tersebut untuk mendatangkan pemasukan. TikTok telah menyediakan beragam fitur monetisasi resmi yang dirancang untuk kreator dengan basis audiens yang stabil dan konsisten. Mari kita lihat satu per satu peluang yang bisa kamu maksimalkan.
Program ini mirip dengan sistem monetisasi di YouTube. Kamu akan dibayar berdasarkan performa video, dengan syarat:
Kisaran penghasilan berkisar antara Rp6.000 – Rp15.000 per 1.000 views. Bayangkan jika satu video kamu viral hingga 1 juta views, potensi pendapatanmu bisa mencapai Rp1 juta lebih!
Selain mendapat penghasilan dari views, kamu juga bisa mendapatkan komisi dari penjualan produk melalui TikTok Shop. Ini sangat cocok bagi kreator yang memiliki niche produk tertentu, seperti fashion, beauty, atau gadget. Semakin sesuai kontenmu dengan produk yang dipromosikan, semakin besar peluang closing-nya.
Berinteraksi langsung dengan penonton melalui live bisa menjadi peluang monetisasi yang menarik. Penonton dapat memberikan virtual gift yang kemudian dikonversi menjadi Diamonds dan ditukar dengan uang. Cocok untuk kamu yang aktif dan senang tampil di depan kamera.
Fitur ini cocok bagi kreator yang memiliki audiens loyal. Dengan sistem berlangganan, kamu bisa memberikan konten eksklusif dan benefit tambahan kepada para pendukung setia. Tidak hanya membangun komunitas, sistem ini juga menciptakan pendapatan rutin setiap bulan.
Kalau kamu ingin bekerja sama langsung dengan brand, inilah jalannya. One Creator Marketplace mempertemukan brand dengan kreator yang memiliki audiens relevan. Platform ini memungkinkan kamu menjalin kerja sama yang saling menguntungkan, baik dalam bentuk endorsement maupun kampanye jangka panjang.
Baca juga Artikel lainnya: Cara Menarik Audiens Target di Media Sosial untuk Bisnis Anda
Jangan berkecil hati jika jumlah pengikutmu belum banyak. TikTok punya algoritma unik yang memungkinkan video dari akun kecil sekalipun bisa viral dan menjangkau jutaan orang. Dengan strategi yang tepat, kamu tetap bisa menghasilkan uang tanpa harus jadi selebritas.
Program afiliasi bisa dibilang sebagai salah satu cara termudah untuk mulai menghasilkan dari TikTok. Cukup promosikan produk dan arahkan penonton ke link afiliasimu. Jika mereka membeli, kamu dapat komisi. Tak perlu ribuan followers—yang penting adalah kreativitas konten.
Meskipun akunmu masih tergolong kecil, banyak brand, terutama UMKM, tertarik bekerja sama dengan kreator yang memiliki niche spesifik. Kamu bisa membuat review produk, tutorial, atau video lucu yang relevan dengan brand tersebut dan dibayar untuk itu.
TikTok juga bisa jadi portofolio berjalan. Jika kamu seorang desainer, editor, atau copywriter, manfaatkan platform ini untuk menunjukkan hasil kerja dan tips-tips menarik. Ini akan membantu menarik perhatian klien potensial secara organik.
Banyak penonton yang bersedia mendukung kreator favorit mereka, terutama jika kontennya bermanfaat atau menghibur. Kamu bisa menerima donasi melalui platform seperti Trakteer, Saweria, atau Buy Me A Coffee sebagai bentuk apresiasi dari audiens.
Kreator efek punya peluang besar untuk menghasilkan dari TikTok. Jika kamu bisa membuat filter atau efek menarik yang banyak digunakan, TikTok akan memberimu insentif berdasarkan seberapa sering efek tersebut dipakai. Ini peluang besar bagi kamu yang punya kemampuan desain interaktif.
Jika kamu punya produk sendiri, kamu bisa menggunakan TikTok sebagai channel promosi yang efektif. Konten soft selling, tutorial penggunaan, atau unboxing bisa jadi cara ampuh untuk mendorong penjualan, bahkan tanpa followers besar.
Punya produk tapi belum viral? Coba gunakan TikTok Ads. Kamu bisa menjangkau calon pelanggan dengan targeting yang akurat, sekaligus mendapatkan insight dari performa iklanmu secara real-time. Cocok untuk bisnis kecil hingga menengah.
Agar strategi monetisasi berjalan maksimal, ada beberapa hal yang wajib kamu perhatikan. Membangun personal branding, konsistensi dalam membuat konten, serta pemahaman terhadap audiens akan sangat membantu dalam menciptakan konten yang tepat sasaran dan berpeluang viral.
Baca juga Artikel lainnya: Strategi Digital Ampuh untuk Meledakkan Bisnis Online
Tidak perlu nunggu jadi selebgram atau punya followers jutaan untuk bisa menghasilkan uang di TikTok. Dengan strategi yang tepat, siapa pun bisa mulai membangun sumber pendapatan dari konten kreatif. Baik lewat program resmi TikTok, kerja sama dengan brand, maupun promosi produk dan jasa sendiri—semua punya peluang.
Kalau kamu serius ingin membangun karier atau bisnis lewat TikTok dan butuh bimbingan atau jasa digital marketing, kamu bisa langsung hubungi kami melalui WhatsApp di 085777743201. Kami siap bantu kamu menghasilkan dari TikTok dengan strategi yang terbukti efektif.
TikTok telah menjadi salah satu platform media sosial yang sangat populer di kalangan pengguna smartphone, terutama di kalangan anak muda. Dalam platform ini, setiap pengguna dapat dengan mudah membuat dan membagikan video pendek yang menarik, kreatif, dan menghibur. Aplikasi ini juga menawarkan fitur “For You Page” (FYP), yang menampilkan video-vdeo populer dan relevan untuk setiap pengguna TikTok. Namun, menjadi viral di TikTok dan masuk ke FYP bukanlah hal yang mudah. Dibutuhkan upaya dan strategi yang tepat agar video Anda dapat dilihat dan disukai oleh banyak pengguna TikTok.
Untuk meningkatkan peluang video TikTok Anda masuk ke FYP, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Pertama, konten video Anda harus relevan dan menarik bagi pengguna TikTok. Anda dapat membuat video yang unik, lucu, menginspirasi, atau informatif sesuai dengan minat dan preferensi pengguna TikTok. Selain itu, interaksi dengan pengguna lain juga penting untuk meningkatkan peluang masuk ke FYP. Komentari dan like video pengguna lain, dan ikuti akun-akun yang relevan dengan minat Anda. Hal ini akan membantu meningkatkan eksposur video Anda dan memperluas jaringan sosial Anda di TikTok.
Baca juga artikel 5 STRATEGI PEMASARAN YANG EFEKTIF BAGI PERUSAHAAN ASURANSI
Selain faktor konten dan interaksi, kualitas video juga memainkan peran penting dalam memperbaiki peluang video TikTok Anda masuk ke FYP. Pastikan video Anda memiliki kualitas visual dan audio yang baik, dan tampil dengan estetika yang menarik dan konsisten. Gunakan musik populer dan hashtag yang relevan untuk meningkatkan visibilitas video Anda dan memperluas jangkauan pengguna TikTok yang melihatnya. Dengan memperhatikan faktor-faktor ini, Anda bisa meningkatkan peluang video TikTok Anda masuk ke FYP dan menjadi viral di platform media sosial yang semakin populer ini.
1. Konten yang relevan.
Salah satu faktor terpenting dalam memasukkan video Anda ke FYP adalah dengan membuat konten yang sesuai dengan preferensi audiens TikTok. Pastikan untuk menonton video yang populer di TikTok dan mencari tahu tren terbaru, serta membuat konten yang kreatif dan menarik dengan topik yang disukai oleh pengguna TikTok. Perhatikan komentar dan feedback dari pengguna TikTok untuk memahami apa yang diinginkan oleh audiens dan buatlah konten yang sesuai.
2. Interaksi aktif.
TikTok menggunakan algoritma yang memperhitungkan interaksi pada video. Semakin banyak pengguna yang like, comment, dan share video Anda, semakin besar kemungkinan video Anda masuk ke FYP. Oleh karena itu, jangan ragu untuk mempromosikan video Anda di media sosial lain dan terlibatlah dengan pengguna TikTok lainnya dengan cara membalas komentar mereka atau memberikan like pada video mereka.
3. Kualitas video yang baik.
Kualitas video adalah salah satu faktor terpenting dalam membuat video yang menarik di TikTok. Pastikan bahwa video Anda memiliki pencahayaan yang baik, suara yang jelas, dan mengedit video Anda dengan baik sebelum mempostingnya. Anda bisa menggunakan filter, lagu, dan efek khusus yang tersedia di TikTok untuk membuat video Anda lebih menarik.
4. Hashtag yang relevan.
Hashtag adalah alat penting di TikTok, karena memungkinkan pengguna menemukan konten yang sesuai dengan minat mereka. Pastikan untuk menggunakan hashtag yang relevan pada setiap video Anda dan hindari menggunakan hashtag yang tidak relevan dengan konten Anda. Anda juga bisa mencari hashtag yang sedang tren di TikTok dan mencoba untuk menggunakannya pada video Anda untuk meningkatkan peluang video Anda masuk ke FYP.
5. Konsistensi.
Terakhir, konsistensi sangat penting di TikTok. Buatlah jadwal posting video yang teratur dan konsisten untuk membangun audiens yang setia dan meningkatkan peluang video Anda masuk ke FYP. Pastikan juga bahwa setiap video yang Anda buat memiliki kualitas yang baik dan sesuai dengan preferensi audiens TikTok.
Dalam kesimpulannya, meskipun memasukkan video ke FYP TikTok tidaklah mudah, Anda bisa meningkatkan peluang Anda dengan membuat konten yang relevan dan menarik, berinteraksi dengan pengguna lain di TikTok, memperhatikan kualitas video, menggunakan hashtag yang relevan, dan konsisten dalam membuat video yang berkualitas.
Semoga artikel ini bermanfaat. Dan jika Anda membutuhkan informasi lebih banyak perihal strategi pemasaran, atau Anda membutuhkan jasa profesional untuk membantu Anda membuat konten web dan social media, kami siap membantu. Silahkann hubungi kami melalui email groedu@gmail.com, atau bisa langsung menghubungi kami melalui WhatsApp 085777743201.
Popularitas TikTok menambah daftar media sosial yang perlu dijelajahi sebagai media marketing oleh bisnis. Terutama bisnis dengan target pasar dari kalangan generasi muda. Pasalnya sebagian besar pengguna TikTok didominasi oleh generasi muda. Seiring meningkatnya popularitas TikTok terus berinovasi. Salah satunya dengan mendukung aktivitas bisnis melalui TikTok Ads. Fitur TikTok ini membantu bisnis melakukan kampanye marketing yang cukup diminati.
Lalu bagaimana cara promosi melalui platform TikTok?
Apa itu Tiktok Marketing?
TikTok Marketing adalah metode pemasaran brand, produk atau layanan sebuah bisnis melalui platform Tiktok. Metode ini meliputi influencer marketing, TikTok Ads, pembuatan konten viral dan banyak lagi. Hal yang perlu Anda perhatikan dalam aktivitas TikTok marketing adalah Anda membutuhkan analisis dan mengenal cara kerja platform tersebut terlebih dahulu. Tujuannya agar kegiatan promosi yang Anda lakukan dapat membuahkan hasil maksimal.
Baca juga PEMASARAN LANGSUNG: CARA MENGUMPULKAN DATABASE PELANGGAN
Bagaimana Cara Menggunakan TikTok untuk Business?
TikTok meluncurkan fitur TikTok for Business pada musim panas 2020. Perbedaan fitur ini dibandingkan versi sebelumnya adalah, Anda dapat menambahkan lebih banyak informasi ke profil Anda, insight terkait audiens dan mengakses metrik real time.
Berikut cara membuat akun TikTok for business adalah
Strategi Marketing TikTok untuk Meningkatkan Penjualan Bisnis Online Anda
Berikut ini strategi marketing TikTok yang perlu Anda lakukan supaya bisnis makin laris manis adalah
1. Pelajari cara kerja TikTok
TikTok merupakan platform media sosial untuk berbagi konten video berdurasi 15 detik atau bisa digabung menjadi 60 detik. Video tersebut bisa menjadi media promosi yang efektif. Caranya, Anda cukup membuat video produk dengan tambahan efek atau latar musik yang dapat menarik interaksi audiens. Interaksi yang diharapkan dari video tersebut dapat berupa komentar, like dan share video produk Anda. Semakin banyak interaksi di video yang Anda buat, maka semakin tinggi peluang konten tersebut dipromosikan oleh TikTok ke pengguna lainnya. Hal ini peluang besar untuk Anda membangun branding.
2.Tetapkan tujuan yang selaras dengan tujuan bisnis Anda
Anda dapat membuat TikTok hanya untuk bersenang-senang, tetapi lebih baik memiliki tujuan yang dapat dikaitkan dengan tujuan bisnis Anda secara keseluruhan.
Baik Anda berencana untuk menjangkau audiens baru, meningkatkan citra merek, mempromosikan kesadaran akan suatu produk, atau mengembangkan hubungan pelanggan yang lebih kuat melalui keterlibatan, penting untuk mendukung upaya Anda dengan alasan. Pertimbangkan untuk menggunakan S.M.A.R.T. kerangka tujuan, atau tempat lain, untuk menetapkan tujuan yang: Spesifik, Terukur, Dapat Dicapai, Relevan, dan Tepat Waktu. Seperti kebanyakan platform sosial, TikTok menyediakan analitik untuk akun Bisnis. Untuk mengakses analitik TikTok Anda:
3. Tentukan audiens target Anda
Sebelum Anda mulai membuat konten, sangat penting bagi Anda untuk menunjukan sasaran penjualan. Oleh karena itu, Anda perlu pelajari tentang demografi TikTok, dan identifikasi mereka yang mungkin tertarik dengan brand Anda. Luangkan waktu untuk meneliti audiens Anda di platform media sosial lain dan cari irisannya di TikTok. Tapi jangan mengesampingkan audiens baru atau tidak terduga. Audiens Anda saat ini mungkin tidak menggunakan TikTok, tetapi mungkin ada sub kelompok dengan minat yang terkait atau sedikit berbeda di platform tertentu.
4. Buatlah konten menarik
Setelah Anda memusatkan perhatian pada audiens potensial, teliti jenis konten apa yang mereka sukai dan libatkan. Kemudian mulailah melakukan brainstorming ide konten untuk brand Anda. Sebenarnya pembuatan konten pada TikTok tidak berbeda jauh dengan konten di blog atau website. Anda bisa mengetahui keyword populer yang banyak dicari melalui tools Ahrefs atau Ubersuggest. Kemudian jadikan kata kunci tersebut untuk konten Anda. Selain itu, Anda juga bisa bertanya ke audiens atau melakukan polling terkait topik pilihan yang disukai. Biasanya seputar product launching, tutorial, dan hashtag challenge.
5. Gunakan hastag untuk membuat video
Dalam upaya meningkatkan engagement rate, Anda perlu menambahkan hashtag pada setiap konten yang Anda unggah. Penggunaan hashtag pada TikTok akan menjadi rujukan untuk kasih rekomendasi video kepada pengguna lain.
Namun bukan berarti Anda bisa menggunakan hashtag sembarangan. Sebaliknya Anda perlu hashtag yang paling relevan dengan konten dan bisnis Anda.
6. Menggunakan jasa Influencer marketing
Seperti namanya, influencer marketing dapat membantu bisnis memasarkan produknya. Dimana mereka akan mengenalkan produk Anda pada pengikutnya. Maka dari itu, wajar apabila 86% marketer mempercayakan influencer untuk meningkatkan penjualan dan brand awareness. Namun agar optimal, pilihlah influencer yang sesuai dengan target audiens Anda.
7. Posting konten secara berkala
Hal paling penting dalam marketing di TikTok adalah Anda harus konsisten dalam mengunggah konten promosi. Tujuannya agar followers Anda selalu mendapatkan informasi terbaru dari Anda. Kemudian saat banyak like, video Anda akan ditampilkan masuk ke halaman for you page.
8. Membalas komentar dari audiens
Selanjutnya cara marketing di TikTok, jangan pernah mengabaikan komentar dari audiens Anda. Terlebih komentar yang diajukkan berupa pertanyaan. Teknik ini dapat meningkatkan engagement akun Anda. Berikan jawaban informatif yang positif terkait produk Anda. Selain hanya menjawab, Anda juga bisa berkomentar postingan pengguna lain. Pasalnya, saat Anda berkomentar di postingan orang lain dan mendapatkan like, nama brand Anda bisa saja berada di urutan komentar teratas. Begitulah algoritma yang diterapkan TikTok.
9. Lacak progress Anda
Analytics bukan hanya titik awal yang sempurna untuk marketing di TikTok. Hal ini juga merupakan cara mudah untuk mengukur apakah strategi Anda berhasil atau tidak. Periksa setidaknya sebulan sekali dan lihat apakah Anda mencapai tujuan Anda. Jika tidak, pertimbangkan untuk menguji berbagai jenis postingan, mungkin iklan yang jelas untuk Arkells tidak semenarik video musisi yang memukul sesama anggota orkestra dengan stik drumnya (TikTok itu memiliki kurang dari 600 dan lebih dari 1,4 juta tampilan, masing-masing).
10. Maksimalkan TikTok Ads
Fitur tambahan yang tidak boleh dilewatkan adalah TikTok Ads. Dimana fitur ini memfasilitasi bisnis untuk menjangkau target audiens lebih banyak melalui iklan berbayar.
TikTok Ads memiliki prinsip kerja serupa dengan Facebook Ads dan Instagram Ads. Iklan cuma ditampilkan ke audiens dengan minat sesuai bisnis Anda. Maka Anda juga perlu perlu memilih penargetan minat dan penargetan perilaku.
Baca juga DISTRIBUTORSHIP MANAGEMENT
Cara untuk menggunakan TikTok Ads adalah

Pada Juni 2020, TikTok mengungkapkan bagaimana sistem rekomendasinya memilih video di “How TikTok recommends videos #ForYou.”
Dan inilah yang perlu diketahui pembuat konten dan influencer. Berikut ini beberapa faktor yang mempengaruhi rekomendasi, antara lain:
• Interaksi pengguna, termasuk menyukai atau berbagi video, mengikuti akun, mengomentari TikTok, dan membuat konten terkait.
• Informasi video, yang dapat menyertakan teks, suara, atau tagar.
• Pengaturan perangkat dan akun seperti preferensi bahasa pengguna, pengaturan negara, dan jenis perangkat.
Baca juga: Pro dan Kontra TikTok Masuk Ke Dalam Strategi Pemasaran Anda
Pada Juli 2020, TikTok menindaklanjuti dengan posting kedua, “5 tips for TikTok creators.”
Melalui postingan ini, kami menemukan 10 tips yang masih berguna hingga saat ini:
• Buat video menawan yang menceritakan kisah, melibatkan pemirsa, dan memicu percakapan.
• Buat video vertikal dengan performa terbaik di TikTok dan video yang berdurasi lebih dari lima detik.
• Tulis teks yang bagus untuk menambahkan konteks dan memberikan informasi tambahan tentang video.
• Hidupkan konten Anda dengan menggunakan efek kreatif.
• Lihat secara luas tren tingkat tinggi dalam analitik Anda, lalu fokus pada satu metrik dari satu video ke video lainnya.
• Ukur kinerja video yang baru diunggah segera setelah penerbitan karena saat itulah Anda biasanya akan melihat puncak keterlibatan.
• Tarik perhatian pemirsa lebih awal dan buat pemirsa tetap tertarik karena waktu tonton menentukan cara video direkomendasikan.
• Tambahkan tagar yang relevan ke teks Anda sehingga mereka lebih mungkin ditemukan oleh pemirsa yang tertarik dengan konten Anda.
• Tambahkan musik dan audio ke video Anda untuk membantu pemirsa yang menyukai tarian dan tantangan yang dipopulerkan TikTok akan menemukannya.
• Bereksperimen, berkreasi, dan memposting berbagai jenis konten untuk melihat apa yang beresonansi.
Semoga artikel ini bermanfaat untuk Anda. Info mengenai pemasaran modern, silakan hubungi kami dinomor whatsapp 0812-5298-2900. Kami siap membantu Anda.