BEBERAPA JENIS IKLAN-IKLAN ONLINE DAN TUJUANNYA UNTUK STRATEGI DIGITAL MARKETING

BEBERAPA JENIS IKLAN-IKLAN ONLINE DAN TUJUANNYA UNTUK STRATEGI DIGITAL MARKETING

Jika pernah ada banyak yang bertanya-tanya apa yang dimaksud dengan iklan online? Mungkin saja beberapa dari kita sudah ada yang mengetahui artinya. Namun pastinya tidak semua orang yang tahu persis tentang apa saja dari jenis-jenis iklan online ini. Sebelumnya, iklan online merupakan suatu bentuk upaya yang akan digunakan untuk tujuan pemasaran online namun dengan cara berbayar yang bisa menampilkan website Anda pada hasil pencarian search engine, contohnya yang sejak dulu website pencarian yang masih tetap eksis dan populier seperti Google.

Jenis-jenis Iklan Online Untuk Tujuan Strategi Digital Marketing:

1. Iklan Langsung (Direct Advertising).

Iklan langsung atau biasa disebut dengan Direct Advertising lebih identik dengan strategi pemasaran langsung. Sifat dari iklan jenis ini adalah untuk mengajak atau mengiklankan langsung merek-merek atau agen-agen distribusi. Iklan direct ini akan menawarkan suatu brand kepada pelanggan berdasarkan dari tingkat pemahaman brand itu sendiri tentang bagaimana kesediaan dari para audiens yang sudah tersegmentasi atau berdasarkan atas kemampuan untuk membeli sesuatu.

Kelebihan yang dimiliki oleh iklan jenis ini adalah lebih praktis, karena hanya sekedar memajang iklan yang sudah disesuaikan dengan keinginan dari si pemilik bisnis atau bisa pula disesuaikan dengan target konsumen agar bisa menjadi lebih efektif lagi. Sedangkan untuk kekurangan dari iklan jenis ini adalah dari sisi harga suatu iklan yang dapat disesuaikan dengan besar kecilnya ukuran banner tersebut. Jadi agar iklan menjadi tidak terlalu mahal, maka ada baiknya untuk lebih memperhatikan ukuran dari iklan tersebut.

2. Iklan Sosial Media.

Bagi Anda yang lebih sering untuk menggunakan sosial media, maka mungkin sudah tidak asing lagi dengan yang nama iklan online satu ini. Sosial media yang saat ini sudah menawarkan iklan, seperti Facebook dan Instagram, Anda mungkin saja pernah melihat iklan dari Instagram ketika sedang melihat Instagram story teman-teman Anda, tiba-tiba ada iklan yang muncul ditengah-tengahnya. Seperti itu juga dengan iklan dari Facebook ketika Anda sedang melihat-lihat beranda Facebook, tiba-tiba saja muncul iklan disampingnya dengan produk yang sepertinya pernah Anda lihat beberapa waktu yang lalu. Dan itulah sedikit contoh dari iklan sosial media yang sangat sering muncul di kehidupan sehari-hari kita.

Kelebihan dari iklan yang satu ini adalah bisa menargetkan konsumen berdasarkan dari minat mereka atau juga bisa sesuai dengan target yang ingin bisa Anda capai. Bahkan, untuk pembayaran dari iklan-iklan online ini hanya dibayar untuk yang sudah berhasil saja atau dengan kata lain Anda bisa membayar yang sesuai dengan total dari klik yang sebelumnya telah masuk ke website Anda. Jadi bayar yang sudah berhasil saja, sehingga lebih efektif bukan?

3. Self-service Advertising.

Ini adalah salah satu jenis iklan online yang dikerjakan sendiri oleh pemilik bisnis secara online. Biasanya iklan jenis ini bisa dilihat pada berbagai jasa layanan iklan, seperti Goole AdWords. Di Google AdWords Anda sendirilah yang akan menentukan tampilan, materi dan juga deskripsi dari iklan online tersebut. Bahkan Anda jugalah yang akan menentukan ingin ditampilkan dimana saja, misalnya seperti ingin ditampilkan pada kata kunci tertentu atau pada suatu blog yang sesuai dengan bisnis Anda.

Salah satu kelebihan yang dimiliki oleh iklan jenis ini adalah karena kontennya yang bisa sesuai dengan keinginan dari si pebisnis itu sendiri, bahkan tata letaknyapun di tentukan sendiri. Kelebihan lainnya adalah dari setiap iklan-iklan yang dibayar adalah yang sudah berhasil, jadi setiap iklan yang sudah di klik oleh orang lain dan sesuai dengan keyword yang sudah Anda tentukan, dan itulah yang akan Anda bayar. Sebenarnya hampir sama persis dengan iklan sosial dari media, akan tetapi iklan jenis inilah yang lebih sering dan paling banyak digunakan.
Kekurangannya sendiri adalah ketika ingin membuat iklan seperti ini, maka Anda harus paham betul tentang bisnis Anda sendiri, harus benar-benar mengetahui tentang menempatkan iklan agar bisa mendatangkan lebih banyak pengunjung.

4. Contextual Advertising.

Contextual Advertising merupakan satu jenis iklan online yang bentuknya sudah tertarget untuk jenis iklan yang akan muncul pada website maupun jenis media-media lainnya. Seperti contoh konten yang telah ditampilkan pada mobile browser. Selain itu iklan jenis ini sendiri akan dipilih dan dilayani oleh sistem otomatis yang berdasarkan identitas dari si pengguna dan konten yang akan ditampilkan. Lalu bagaimana cara kerjanya? Iklan inilah yang akan langsung memindai teks pada suatu website dengan kata kunci dan nantinya iklan tersebut akan dikembalikan lagi ke website berdasarkan kata kunci tersebut.

Iklan online jenis ini bisa ditampilkan pada halaman website maupun dalam bentuk iklan pop-up. Contohnya adalah jika si pengunjung melihat suatu situs web yang berhubungan langsung dengan fashion dan situs web tersebut menggunakan iklan contextual. Jadi nantinya si pengunjung tersebut akan melihat iklan untuk perusahaan yang berkaitan dengan fashion.

Nah, sekarang Anda sudah mengetahui bukan tentang apa saja yang dimaksud dengan iklan online dan beberapa jenis iklan untuk strategi pemasaran online ini. Semoga bisa bermanfaat bagi Anda sekalian. Jika Anda merasa tertarik dengan strategi marketing online lainnya, Maka Groedu Content Marketinglah solusinya. Anda bisa menghubungi kami via WhatsApp 0812-5298-2900 atau email ke groedu@gmail.com. Kami tunggu kabar baiknya dari Anda.

About the Author

Content Marketing administrator

Penulis Content Marketing ahli dibidang direct marketing, Marketing management, general marketing, dan on line marketing

Leave a Reply